PEKANBARU - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 8 Pekanbaru melakukan berbagai persiapan dengan berbenah diri menuju penghargaan Adiwiyata  tingkat Provinsi Riau tahun 2016.

Kepala SMPN 8 Pekanbaru, Raja Izda Chairani, S.Pd menyebutkan, pihaknya sudah mempersiapkan diri semaksimal mungkin dengan melakukan pembenahan dan melengkapi dokumen untuk menuju Adiwiyata Provinsi Riau tersebut.

"Kami juga ingin sukses di tingkat provinsi nanti. Sekarang sudah membenahi lingkungan sekolah. Saya yakin target Adiwiyata Provinsi Riau dapat tercapai," tutur Raja Izda.

Menurut Raja Izda lagi, pihaknya mendapatkan bantuan bibit dari Dinas Pertanian Kota Pekanbaru dan Dinas Kehutanan Provinsi Riau. Setakad ini seluruh satkeholder sekolah terus bekerja keras.

Mulai dari Tim Adiwiyata, para guru, siswa, orang tua dan komite ikut berperan mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan. Sehingga sekolah ini diharapkan memperoleh penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Riau tahun 2016.

"Saya berharap pihak sekolah untuk dapat mengajak dan menanamkan kepada seluruh warga sekolah agar terlibat dan  lebih peduli terhadap lingkungan.Kepedulian warga sekolah ini menjadi karakter yang dapat diterapkan pada diri sendiri, keluarga dan lingkungan. Apalagi siswa sudah menjadikan sampah sebagai objek pelajaran dengan memisahkan sampah organik dan non organik," ujarnya.

Selain itu, pihak sekolah juga sudah menyediakan sarana prasarana (Sapras) untuk memenuhi standar kebersihan bagi peserta didik.

"Fasilitas pendukung lain dalam upaya perlindungan lingkungan berupa pembuatan penyediaan Sarpras kesahatan seperti ketersediaan WC dan fasilitas cuci tangan yang memenuhi standar. Untuk perlindungan lingkungan berupa pembuatan biopori, green house dan penanaman pohon," tambahnya.

Dengan persiapan yang matang Raja Izda yakin, SMP 8 Pekanbaru sukses meraih penghargaan Adiwiyata tingkat  provinsi Riau tahun 2016 tersebut. (**/rul)