PEKANBARU – Tingkat peredaran narkoba yang semakin memprihatinkan menuntut tindakan nyata secara kolektif dari berbagai elemen. Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri dalam mencegah meluasnya jaringan barang haram yang kerap menyasar generasi muda tersebut.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa pemerintah kota kini terus bahu-membahu dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memberantas peredaran narkoba di wilayahnya, Minggu (26/4/2026).

"Jadi narkoba itu bukan solusi ketika ada masalah, tapi awal dari kehancuran," tegasnya.

Langkah penindakan dan pencegahan mutlak memerlukan dukungan serta partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Keberadaan jaringan pengedar yang kerap menyusup ke kawasan permukiman membuat warga harus lebih tanggap dan peduli terhadap kondisi lingkungan sekitarnya.

"Kita semua bisa mencegah peredaran gelap narkoba, mulai dari lingkungan kita sendiri," terang Agung.

Kolaborasi yang solid antara warga dan aparat dinilai mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan narkotika. Masyarakat diimbau untuk segera mengambil bagian dan tidak bersikap apatis terhadap indikasi peredaran narkoba di wilayah tempat tinggal mereka.

"Kami mengingatkan bahwa masa depan ada di tangan kawula muda, maka jadilah generasi yang berarti," pungkasnya. ***