SELATPANJANG, GORIAU.COM - Belasan polisi wanita yang baru bertugas di Kepulauan Meranti blusukan ke pasar tradisional Selatpanjang, Jumat (6/3/2015) pagi. Mereka menyusuri lorong-lorong pasar yang terletak di Jalan Tanjung Harapan Selatpanjang.


Pantauan di lapangan, 15 polwan baru ini dibawa ke Pasar Tradisional untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat Meranti. Mereka dibawa menggunakan mobil patroli dan mengendarai sepeda kayuh.
Mereka memulai blusukan dari pasar ikan dan daging. Meski becek dan bau yang menyengat, srikandi-srikandi cantik itu terlihat santai dan berkomunikasi dengan warga Meranti.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, melalui Kasat Binmas Rustam Efendi ketika ditemui usai blusukan mengatakan bahwa bagi Polwan, saat ini adalah masa orientasi. Namun, kalau untuk Polri (polisi laki-laki, red) kegiatan itu merupakan kegiatan rutin dalam rangka mencipta kondisi.
"Mereka (Polwan, red) dalam masa orientasi selama 1 minggu," kata Rustam Efendi.
Sementara itu, ketika ditanya hambatan yang banyak dikeluhkan Polwan selama di Meranti, kata Rustam pula secara tugas memang tidak ada. Namun, mereka mengeluhkan tentang mess Polwan dan ketersediaan air bersih.
"Hambatan kita yaitu pemondokan. Mess polwan belum ada, harusnya ada mess polwan yang dekat komando biar bisa dikontrol," ujarnya lagi.
"Yang jelas 15 anggota polwan sudah bulat tekadnya untuk bertugas di Meranti," tambah Rustam lagi.
Dapat disampaikan pula, selama di Meranti belasan Polwan ini telah membaur dengan masyarakat, dengan menghadiri berbagai kegiatan. Mereka juga sempat melaksanakan PAM saat Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa datang ke Meranti.(zal)