
PEKANBARU – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Rokan Hilir meresmikan pembangunan sumur bor sebagai sumber air bersih di Jalan Nelayan, Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, Sabtu (28/12/2024). Proyek ini menjadi solusi penting bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan akses air bersih.
Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau, Mardalena Wati Yulia, menjelaskan bahwa keberadaan sumber air bersih adalah kebutuhan mendasar yang juga mendukung upaya penurunan angka stunting di Rokan Hilir, yang saat ini mencapai 16,6 persen.
“Air bersih tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat tetapi juga berkontribusi pada pengurangan angka stunting. Ini sejalan dengan tujuan kami menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas,” ungkapnya.
Mardalena menambahkan, air bersih sangat penting dalam menunjang kesehatan, mencegah dehidrasi, serta mendukung kebutuhan sehari-hari. Ia mengapresiasi kolaborasi antara Baznas, TNI, dan berbagai pihak yang terlibat dalam proyek ini.
Program ini juga mendukung gerakan Genting (Gerakan Orang Tua Cegah Stunting) yang diinisiasi oleh BKKBN untuk mendorong gotong royong masyarakat dalam menciptakan generasi tanpa stunting melalui peran orang tua asuh.
Wakil Ketua II Baznas Provinsi Riau, Jamaluddin, menyebutkan bahwa proyek ini merupakan hasil dari pengumpulan zakat yang disalurkan secara tepat sasaran. "Kabupaten Rokan Hilir terpilih dari delapan wilayah prioritas untuk menerima pembangunan sumur bor ini. Semoga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya.
Kasiter Korem 031/WB, Letkol Inf N. Wahyu Nugroho, menegaskan bahwa air bersih adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Ini adalah bentuk nyata sinergi TNI dengan pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan esensial warga," katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Rokan Hilir, H. Sulaiman, mengungkapkan bahwa banyak wilayah pesisir di daerahnya masih kesulitan mendapatkan akses air bersih. "Kami berterima kasih kepada Korem 031/Wirabima, BKKBN, Baznas Provinsi Riau, dan Kodim 0321/Rohil atas inisiatif ini yang sangat membantu masyarakat kami," ujarnya.
Proyek pembangunan sumur bor ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penyediaan fasilitas dasar yang lebih baik bagi masyarakat. Selain itu, program ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas hidup, khususnya di daerah pesisir yang masih minim akses air bersih.
Dengan adanya fasilitas air bersih, masyarakat di Kelurahan Bagan Barat kini dapat memenuhi kebutuhan harian mereka tanpa harus bergantung pada sumber air yang tidak layak. Langkah ini juga diharapkan dapat mempercepat upaya menciptakan generasi sehat dan bebas dari stunting di Riau. (ant)