RENGAT, GORIAU.COM - Jalan Raya Pematang Reba-Rengat yang merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan Ibukota Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) (Rengat) dengan pusat perkantoran Pemda Inhu (Pematang Reba) rusak parah. Padahal jalan sepanjang 17 Km itu, baru saja diperbaiki.

Pengguna jalan atau pengendara yang melintasi ruas jalan tersebut tentu harus ekstra hati-hati, sebab pada ruas jalan tersebut banyak ditemukan lobang yang menganga yang siap menelan korban.

Dari pantauan lapangan GoRiau.com, di beberapa titik di ruas jalan tersebut banyak ditemukan lobang akibat aspal pecah, yakni di daerah Soumil dari arah Pematang Reba, daerah Jembatan Dua dan kondisi paling parah adalah di daerah Jembatan Satu sebelum memasuki jantung kota. Ditiga titik tersebut terlihat ratusan lobang menganga dan siap menelan korbannya.

Bukan hanya itu, pada jam-jam sibuk, tidak jarang ruas jalan tersebut mengalami kemacetan, karena kendaraan yang melintas terutama mobil harus saling bergantian karena menghindari lobang yang cukup dalam. Akibatnya banyak pengendara terutama sepeda motor yang mengalami kecelakaan, beruntung belum ada yang menelan korban jiwa.

Salah seorang pengendara sepeda motor sebut saja Rinaldi (35) warga Rengat yang mengalami kecelakaan pada ruas jalan tersebut Minggu (28/4/2014) mengatakan, ''Saya heran, padahal jalan ini diperbaiki belum lama, namun kondisinya sudah kembali rusak. Belum sampai setahun jalan ini diperbaiki, kini sudah rusak kembali, seperi dikerjakan asal jadi saja, ibarat kata belum berumur setaun jagung ruas jalan ini sudah rusak kembali,'' sebutnya.

Dirinya berharap, Pemkab Inhu bisa mengambil sikap, sebab ini menyangkut hajat hidup orang banyak, apalagi ini jalan satu-satunya yang menghubungkan antara Pematang Reba dengan Kota Rengat. Sedangkan kepada institusi terkait diharapkan bisa mengambil sikap dan langkah tegas, karena ini sudah merugikan masyarakat. (jf)