RENGAT - Kendati baru beberapa bulan lalu selesai diperbaiki dengan pola tambal sulam, ruas jalan Rengat - Pematang Reba, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau yang nerupakan jalan provinsi itu kembali mengalami kerusakan.

Hal itu diduga kuat karena kualitas proyek pemeliharaan dan perbaikan badan jalan yang menghubungkan Kota Rengat dengan pusat perkantoran Pemkab Inhu itu terkesan asal jadi.

"Baru hitungan bulan selesai diperbaiki, kini badan jalan itu sudah kembali rusak. Parahnya, lobang tersebut ditemukan pada titik yang baru beberapa bulan lalu diperbaiki," ujar Usaman salah seorang pendiri FP2R (Forum Pemantau Pembangunan Riau) Inhu, Selasa (31/1/2017) di Pematang Reba.

Dikatakan Usman, sepengetahuan dirinya, badan jalan tersebut barus selesai diperbaiki jelang akhir tahun 2016 lalu. "Perbaikan dengan pola tambal sulam pada ruas badan jalan itu baru rampung dikerjakan akhir tahun lalu, kini sudah rusak kembali. Ada apa dengan proyek yang dibiayai dana APBD Provinsi Riau itu yaa.?," tutur Usman geram.

Masih katanya, jalan raya Rengat - Pematang Reba ini bukan hanya akses penghubung antar kota dalam kabupaten, melainkan jalan lintas provinsi yang menghubungkan antara Kabupaten Inhu dengan Kabupaten Inhil.

"Jika ruas jalan tersebut mengalami kerusakan, tentunya akan berdampak buruk terhadap seluruh pengguna jalan itu," ternganya.

Dengan demikian sambungnya, agar hal buruk tersebut tidak terjadi, dirinya meminta kepada pihak terkait untuk bertanggung jawab dan secepatnya melakukan perbaikan kembali. "Proyek ini menggunakan uang rakyat yang manfaatnya harus dapat dirasakan oleh rakyat," tegasnya.

Masih kata Usman, kerusakan ruas jalan tersebut juga diduga kuat karena adanya dugaan permainan antara pihak kontraktor pelaksana dengan instansi terkait, dalam hal ini dinas PU Provinsi Riau, terutama Balai Besar Jalan Wilayah Sumatera perwakilan Riau selaku pihak yang mengawasi pekerjaan jalan tersebut, pungkasnya.

Pantauan GoRiau.com, pada ruas jalan sepanjang 16 kilometer itu, ditemukan belasan lobang yang menganga. Bahkan, beberapa lobang tersebut merupakan bekas titik yang beberapa bulan lalu diperbaiki.

Hingga berita ini dimuat, tidak satupun pihak terkait yang dapat dikonfirmasi, baik pihak kontraktor pelaksana maupun pihak Balai Besar Wilayah Riau selaku pengawas pada proyek tersebut.*** #Ingin Tahu Berita INHU Selengkapnya, Klik Disini