
PEKANBARU – Wakil Ketua DPRD Riau, Agung Nugroho, mengingatkan Pertamina untuk mempersiapkan stok Pertalite yang cukup kepada para pengendara kendaraan bermotor di Riau.
Pasalnya, kata Agung, pasca kenaikan harga BBM jenis Pertamax (RON 92) sudah naik dari Rp 9.000 per liter menjadi Rp 12.500 per liter, diprediksi akan terjadi lonjakan konsumen ke pertalite.
Dikatakan Agung, kenaikan ini tentu membuat selisih harga yang sangat jauh dan membuat para konsumen Pertamax berpikir untuk beralih ke Pertalite.
Apalagi, lanjut Agung, saat ini kondisi ekonomi masih belum terlalu stabil, terutama di wilayah perkotaan. Sehingga, masyarakat agak keberatan membeli BBM dengan harga tinggi.
Agung menyinggung soal peralihan yang dilakukan Pertamina kepada konsumen Premium ke Pertalite beberapa tahun belakangan. Dimana, secara perlahan stok premium dikurangi.
"Nah, kita tidak mau seperti premium dulu, konsumen premium dipaksa beralih ke pertalite. Sekarang, pertamax naik, orang banuak beralih ke pertalite. Jangan sampai nanti masyarakat jadi terpaksa ke pertamax karena pertalite langka," kata Ketua DPD Demokrat Riau ini, Rabu (6/4/2022).
Memastikan stok pertalite yang cukup ini, menurut Agung, mesti dilakukan oleh pihak terkait, terlebih lagi sekarang sudah masuk ramadhan, yang artinya dalam waktu dekat ummat Islam akan merayakan idul fitri.
"Saya sudah dapat laporan dari masyarakat, soal antrean pertalite yang lebih panjang sekarang dibanding sebelumnya. Kita minta ini jadi perhatian, apalagi idul fitri ini akan ada mudik besar-besaran setelah dua tahun belakangan ada larangan mudik," tutupnya. ***