
BAGANSIAPIAPI, GORIAU.COM - Sukses membangun hotel terbesar di Kota Bagansiapiapi, pengusaha asal Tiong Hoa, Amat atau akrab disapa Ah Liong (55), kini membangun pabrik untuk mengolah tepung pakan ternak dan ikan dengan nilai investasi mencapai Rp 30 Miliar di Desa Pulau Halang Belakang, Kecamatan Kubu Babussalam Rokan Hilir.
Kepada GoRiau.com, Rabu (4/2/2015), Amat mengungkapkan, keinginan dirinya membuka pabrik semata mata untuk membantu para nelayan yang ada di Desa Pulau Halang Belakang, Kecamatan Kubu Babussalam agar bisa bertahan ditengah harga ikan tidak stabil. Segala jenis ikan dan berapapun jumlah ikan akan mereka tampung agar produksi pembuatan tepung ikan bisa berjalan sebagaimana diharapkan.
''Jika dihitung, produksi tepung ikan bisa mencapai 50 ton perhari. Kita membuat pabrik disini bukan semata untuk mengejar untung, tapi lebih berorientasi untuk membantu nelayan agar bertahan ditengah situasi harga ikan tak menentu,'' ungkap Amat yang juga pemilik hotel Lion, Bagansiapiapi.
Pabrik yang dibangun menggunakan tekhnologi dari kota Surabaya itu, kata Amat, memperkerjakan karyawan sebanyak 30 orang. Proses produksi manufaktur pembuatan tepung ikan, berasal dari bahan baku ikan yang sudah dikeringkan, kemudian digiling dan dikemas dalam goni ukuran 50 Kg. Untuk pemasaran, langsung didistribusikan ke Jakarta.
Sukses sebagai pengusaha lokal, tidak membuat Amat mengubah penampilan. Pria yang juga memiliki puluhan Ruko yang disewakan di Bagansiapiapi, sehari-hari hanya menggunakan sandal jepit dan celana pendek. Siapa menyangka, abangnya juga seorang pengusaha sukses mempunyai ratusan kapal penangkap ikan tuna dan juga membangun pabrik di Kalimantan dan Merauke. (amr)