PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Hujan terus mengguyur Kabupaten Pelalawan beberapa hari terakhir terutama sejak Selasa (6/11/2012) dinihari hingga pagi hari. Tak hanya memutus sejumlah ruas jalan, akibat naiknya debit air Sungai Kampar tapi juga perumahan warga.

Bahkan Mapolsek Ukui di Jalan Lintas Timur Ukui juga ikut terendam dengan ketinggian hingga satu meter. Selain itu, sejumlah titik di Pangkalan Kerinci mengalami kondisi yang sama.

Meski tidak sampai mengganggu aktivitas pelayanan, namun untuk mengamankan barang bukti dan alat-alat eletronik seperti TV, komputer agar tidak rusak terendam banjir, seluruh anggota Polsek Ukui dikerahkan memindahkan barang-barang  tersebut ke tempat yang lebih tinggi.

Bahkan tiga orang tahanan terpaksa dipindahkan ke Mapolres Pelalawan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan.

''Banjir semakin meninggi, tiga tahanan dan barang bukti kita dipindahkan ke Mapolres,'' terang Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo, SIk.

Sementara itu di ibukota Kabupaten Pelalawan, Pangkalan Kerinci juga mengalami hal yang tak jauh berbeda. Bahkan, banjir juga merendam sejumlah rumah warga di Perum BTN Lama, Pangkalan Kerinci, dan ketinggian air mencapai 30 meter diatas badan jalan.

Selain BTN Lama, Jalan Arbes, Kelurahan Pangkalan Kerinci yang sudah menjadi langganan banjir juga ikut terendam. Air yang merendam jalan menyebabkan masyarakat kesulitan melewati jalur tersebut.

Tak hanya itu, air juga naik ke Jalan Lintas Timur, tepatnya depan Bank Mega dan mengakibatkan arus kendaraan menjadi lambat. (kst)