SELATPANJANG, GORIAU.COM - Pihak Sekolah Kristen Kalam Kudus, Jumat (14/2/2014) pagi membagikan sembako kepada gereja, pos penginjil, dan karyawannya. Namun, pihak sekolah membantah pembagian sembako ini merupakan perayaan Valentine meski bertepatan hari Valentine 14 Februari.

"Tidak, ini tidak ada kaitan sama Valentine. Kebetulan saja harinya bertepatan. Kegiatan ini rutin kita lakukan setiap tahunnya," kata Asisten Direktur urusan Humas dan juga Kepala SMP Kalam Kudus, Drs Jani Pasaribu MM, kepada GoRiau.com.

Dijelaskan Jani, pembagian sembako pagi ini adalah merupakan kepedulian sosial, keluarga besar kristen kalam kudus Selatpanjang saja.

"Ini merupakan misi sekolah ini, membina anak didik untuk bisa mengasihi sesama manusia sesuai dengan nilai-nilai kebenaran," tambah Jani.

Kata Jani lagi, pembagian sembako yang berasal dari orang tua murid itu akan diperuntukkan bagi pos penginjil, gereja, dan karyawan sekolah merupakan serangkaian acara yang sudah dimulai sejak November 2013 yang lalu. Kemudian, selain membagikan sembako ke sasaran tersebut, keluarga besar kristen kalam kudus juga akan membagikan sembako untuk warga binaan lapas di Selatpanjang, Sabtu (15/2/2014) siang.

"Ini merupakan hal yang cukup baik perlu dibina terus, kedepan akan lebih baik lagi. Untuk warga binaan kita sesuaikan dengan kebutuhan mereka," ujar Jani lagi.

Sementara itu, menurut Pendeta Jerly, selaku perwakilan gereja di Meranti mengucapkan rasa syukur atas apa yang telah dilakukan pihak sekolah, murid, dan orang tua murid. Ia berharap apa yang telah dilakukan ini hanya tuhan yang akan memberkati.

"Kepada sekolah, murid, dan orang tua murid yang telah meluangkan berkatnya, kiranya tuhan saja yang akan memberkati," ungkap Jerly.

Selain membagi sembako, juga disisipi dengan acara pidato berbahasa inggris oleh siswi Sekolah Kristen Kalam Kudus, Silvia Melani, Puisi oleh Monica, dan nyanyi oleh Teo dan Graldyn. Kegiatan ini didukung oleh semua pimpinan gereja.(zal)