
PEKANBARU, GORIAU.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru akan mengintensifkan jadwal razia ke beberapa titik rawan, sepanjang bulan suci Ramadhan yang akan berlangsung beberapa hari kedepan. Hal ini tidak lain untuk menjaga suasana damai selama berlangsungnya ibadah umat Muslim pada tahun ini.
Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian mengatakan, kegiatan razia ditujukan pada beberapa titik kerawanan sosial terutama berkaitan musim Ramadhan yang biasa terjadi setiap tahun.
"Jadi akan ada penambahan frekwensi untuk razia yang biasa hanya 3 kali seharin kemungkinan dijadikan hingga 6 kali sehari. Peningkatan ini untuk mencegah terjadinya kerawanan sosial," kata Zulfahmi Adrian kepada GoRiau.com, Senin (15/6/2015).
Kasat menyebutkan, beberapa item yang diawasi dan akan dilakukan razia antara lain berkaitan Pedagang Kaki Lima (PKL), pengemis gelandang dan orang terlantar (PGOT), restoran dan rumah makan serta tempat hiburan malam.
"Kami akan memantau pada titik-titik rawan ini, khususnya untuk restoran dan rumah makan. Kecuali untuk fasilitas hotel kami masih memberikan toleransi, tetapi jam operasional tetap harus dibatasi dari pukul 21.00 sampai pukul 02.00 dinihari," lanjutnya.
Sementara untuk rumah makan khusus yang mencantumkan stiker Non Muslim dan harus mendapatkan izin dari Walikota melalui BPPT.
"Pengawasan akan kami melakukan, tentu akan kami kenakan sangsi sesuai aturan yang ada. Kami harapkan mematuhinya. Bagi yang tetap buka nanti akan kami minta mereka membuat surat pernyataan dan akan dikenakan sesuai aturan yang berlaku," pungkas Zulfahmi.(rul)