JAKARTA - Jutaan anak Indonesia bersiap menghadapi pembatasan ruang gerak saat menggunakan aplikasi hiburan digital. Pemberlakuan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) Sabtu (28/3/2026) memaksa sejumlah pengembang teknologi merombak tata cara akses bagi kelompok di bawah umur.

Platform gim populer Roblox berencana memutus koneksi online bagi pemain berusia di bawah 13 tahun, sehingga nantinya hanya dapat dimainkan secara offline.

"Kemungkinan memang di bawah usia tertentu dari online akan di-off-kan," urai Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, dalam konferensi pers via YouTube, Jumat (27/3/2026).

Usulan pembatasan tersebut baru saja diserahkan kepada kementerian sebagai bentuk tindak lanjut atas surat instruksi yang dilayangkan pemerintah. Surat penegakan aturan itu dikirimkan ke delapan platform besar beroperasi secara nasional.

Hingga batas waktu Jumat (27/3/2026) pukul 21.30 WIB, tingkat kepatuhan raksasa teknologi ini tampak beragam. Berdasarkan pantauan kementerian, baru empat platform merespons panggilan regulasi. Jejaring X dan aplikasi streaming Bigo Live menunjukkan sikap mematuhi penuh, sementara Roblox bersama TikTok masih tergolong kooperatif sebagian.

Khusus untuk penikmat video pendek TikTok, pengelola berjanji melakukan penonaktifan akun milik pengguna berusia di bawah 16 tahun secara bertahap. Platform tersebut juga berencana merilis peta jalan operasional spesifik bagi pendaftar usia 14 hingga 15 tahun Sabtu (28/3/2026), jelasnya.

Sikap lebih tegas diperlihatkan oleh X yang mulai memberangus akun pengguna di bawah batas usia 18 tahun. Jejaring sosial ini ternyata sudah menyesuaikan aturan batas minimum pendaftaran menjadi 16 tahun terhitung sejak Selasa (17/3/2026). Perubahan mendasar itu diumumkan melalui pusat bantuan dan diselaraskan ke dalam panduan pengguna atau community guidelines, tambahnya.

Langkah perombakan internal juga diambil manajemen Bigo Live dengan mengerek standar batas usia dari 13 tahun menjadi 18 tahun. Kebijakan baru ini resmi dimasukkan ke dalam perjanjian pengguna (user content) dan kebijakan keamanan (privacy policy). Perusahaan bahkan sudah melobi penyedia toko aplikasi App Store guna memperbarui label batasan umur mereka.

Guna membendung pemalsuan data, layanan siaran langsung ini berkomitmen menerapkan sistem moderasi berlapis yang memadukan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan verifikasi tenaga manusia secara langsung dalam menyeleksi akun pengguna, paparnya.***