
PELALAWAN - PT Asian Agri berkomitmen terhadap pencegahan sejak dini terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Perusahaan perkebunan kelapa sawit ini berkomitmen melakukan langkah-langkah strategis dan sedini mungkin menghadapi ancaman karhutla.
"Perusahaan komitmen terhadap pencegahan karhutla," kata Regional Head Asian Agri Wilayah Riau, Omri Samosir, pada acara penyerahan penghargaan Desa Bebas Api di Desa Lubuk Ogung, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Pelalawan, Riau, Selasa (22/8/2017).
Disampaikan dalam kesempatan ini, PT Asian Agri merupakan perusahaan perkebunan yang menerapkan zero burning atau penyiapan lahan tanpa bakar.
"Kami terus mendorong praktek-praktek pengelolaan perkebunan terbaik, termasuk dengan penerapan zero burning dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit," jelasnya.
Lanjut Omri, komitmen PT Asian Agri terhadap pengelolaan perkebunan kelapa sawit secara tegas menolak adanya praktik bakar lahan dalam penyiapan lahan.
"Komitmen ini secara tegas kami sampaikan, menolak terhadap prakter bakar lahan dengan menjaga wilayah desa dan kebun di wilayah operasioal," ujarnya.
Menurut Omri, peranan desa dibutuhkan untuk menjaga desanya agar terbebas dari api yang dilakukan dengan kemitraan. Sejak Maret 2016 Asian Agri menggandeng 9 desa, 7 desa di Provinsi Riau dan 2 desa di Provinsi Jambi.
"Di Riau ada Desa Lalang Kabung, Desa Rantau Baru, Desa Segati, Desa Delik, Desa Lubuk Ogung, Desa Sotol dan Desa Tambak. Sedangkan di Provinsi Jambi ada Desa Lubuk Bernai dan Desa Lubuk Lawas," sebutnya.
Masih disebutkan dia, upaya yang dilakukan tersebut telah menunjukkan adanya perkembangan yang positif dengan berkurangnya titik api secara signifikan.
"Penghargaan yang diberikan ini, merupakan bentuk apresiasi bagi desa yang bisa menjaga desanya bebas dari api," tandasnya.
Omri menguraikan, bagi desa yang tidak mengalami kebakaran makan diberikan insientif sebesar Rp 100 juta. "Insentif ini diberikan dalam bentuk program maupun fasilitas penunjang bagi masyarakat peduli api (MPA) bagi masing-masing desa," tutupnya.
Penyerahan penghargaan Desa Bebas Api, dilakukan secara simbolis yang diterima oleh lima Kepala Desa, yakni Desa Lubuk Bernai, Desa Segati, Desa Delik, Desa Lalang Kabung dan Desa Lubuk Ogung.***