
PEKANBARU - Arus mudik di Pekanbaru diprediksi akan terjadi mulai 19 sampai 21 April 2023. Saat ini kondisi di Pelabuhan Sungai Duku dan Terminal BRPS masih normal mesti mulai terlihat peningkatan.
Kepala UPT Pelabuhan Sungai Duku, Atria Idrussalam kepada GoRiau.com, Kamis (13/4/2023) mengatakan, "Belum nampak peningkatan penumpang dari hari sebelumnya. Masih seperti biasa, belum signifikan kenaikannya," ujar Idrussalam.
Idrussalam menjelaskan, saat ini armada yang disiapkan untuk mudik lebaran adalah KM Jelatik, yang tiketnya sudah habis untuk tanggal 15 dan 18 April. Namun, armada Speedboat Meranti dan Speedboat Nagaline masih tersedia. Tiket KM Jelatik dijual seharga Rp160 ribu, sementara tiket speedboat seharga Rp235 ribu.
"Jadwal keberangkatan kapal Jelatik hanya 3 kali dalam seminggu yakni Selasa, Kamis dan Sabtu, sementara speedboat ini setiap hari," tambah Idrussalam.
Sementara itu, Koordinator Satuan Pelayanan Terminal BRPS Kota Pekanbaru, Demi Septi, mengatakan bahwa beberapa hari ini terjadi kenaikan jumlah penumpang sekitar 11 persen dan jumlah kendaraan sekitar 20 persen. Meskipun demikian, aktivitas di terminal masih berjalan normal.
"Kita prediksi puncak mudik di terminal mulai tanggal 19 sampai dengan 21 April 2023," ucap Septi.
Untuk mengantisipasi puncak mudik tersebut, Septi mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan rampcheck setiap hari terhadap keberangkatan bus-bus dari terminal Tipe A Bandaraya Payung Sekaki dalam upaya inspeksi keselamatan.
Adapun terkait proses pemberangkatan pemudik, Septi menyampaikan bahwa saat ini tidak ada lagi syarat harus sudah vaksin Covid-19. "Sementara untuk proses pemberangkatan pemudik sudah tidak ada lagi protokol mewajibkan membawa bukti vaksin Covid-19," pungkasnya. ***