
BAGANSIAPIAPI, GORIAU.COM - Ada yang berbeda pada peristiwa kebakaran yang terjadi di SMPN 2 Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Riau, Pasalnya, ada bau bensin di lokasi saat api mulai padam.
Rabu (15/4/2015) pagi ini, pihak kepolisian sudah memintai keterangan beberapa saksi mata saat kejadian, seperti kepala sekolah, kepada cabang dinas pendidikan hingga penjaga sekolah.
Dalam salah satu keterangan saksi yang dirangkum pihak kepolisian, sebelum terjadi kebakaran hebat, gedung SMPN 2 Bagansiapiapi di Bagan Hulu sudah pernah diteror oleh oknum.
Sementara itu penjaga sekolah, Darmawan mengungkapkan, dirinya pada waktu itu sedang merendam mie instant sekira jam 2.30 WIB. Tiba tiba dari dalam rumah, dia mendengar suara orang menjerit. Saat keluar rumah, bergegas dia mencari sumber suara dan melihat ruang majlis guru SMPN 2 sudah terbakar.
Menurut pengakuannya, sumber api berasal dari lantai dan menjilat dinding hingga sampai ke plafond. Dalam keadaan panik, dia pun mencari pertolongan. Namun apa daya, api cepat berkobar dan pada saat itu ruang majelis guru dalam keadaan terkunci.
''Tak tentu lagi saya berpikir waktu itu pak. Memang kalau dibuka harus dari dalam, bisanya melalui celah kaca nako,'' kata Dermawan. Namun saat api padam, dirinya dan masyarakat mencium bau bensin di lokasi. Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat kembali terjadi di Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Riau. Kali ini menimpa SMP Negeri 2 Bagansiapiapi. Sedikitnya 14 lokal hangus dan tidak bisa lagi digunakan. Peristiwa itu terjadi, Rabu (15/4/2015) pukul 2.45 Wib. Dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. (amr)