
PEKANBARU, GORIAU.COM - Gubernur Riau (Gubri), H Annas Maamun mengimbau kepada jajaran pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Riau yang baru saja dilantik agar tidak membedakan pelayanan terhadap masyarakat kaya dan miskin.
Karena selama ini, pihak pelayan kesehatan untuk masyarakat sering menelantarkan bahkan kurang memaksimalkan pelayanan untuk masyarakay miskin. Menurutnya tidak ada perbedaan antara kaya dengan miskin.
"Kaya atau miskin tetap manusian. Jadi tidak perlu dibeda-bedakan dalam hal pelayanan,"tegas Gubri saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan Pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Provinsi Riau periode 2014-2019 di Gedung Daerah Provinsi Riau, Senin (5/5/2014).
Bahkan dikatakan Gubri, jika masyarakat miskin lebih diprioritaskan, doa mereka akan sangat manjur. "Jadi semua yang bersifat melayani jangan pilih kasih," tambah Gubri.
Sementara untuk program PMI Riau ke depan, Gubri menegaskan bahwa Pemprov Riau siap dan akan membantu semua kebutuhan, dengan catatan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat banyak.
"Mari bekerja dengan sungguh-sungguh. Layani masyarakat dengan baik, kemudian sumbangkan semua yang kita miliki," imbau Gubri.
Dirinya menginstruksikan, jika seandainya pihak pelayan kesehatan untuk masyarakat, apakah itu PMI, rumah sakit dan sebagainya tidak melayani masyarakat dengan baik dan juga ada laporan yang masuk, Gubri tidak segan-segan menginstruksikan pelayan terkait untuk diberhentikan.
"Jika tak layani masyarakat dengan baik, akan saya berhentikan. Karena apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, di situ peran kita sebagai aparatur memenuhinya," tuturnya.***