TEMBILAHAN – Ulang tahun ke-58 Sambu Group menjadi momentum apresiasi bagi para petani kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir. Perusahaan menilai keberhasilan dan keberlanjutan bisnis yang dijalankan tidak terlepas dari peran petani yang secara konsisten mendistribusikan kelapa berkualitas.

Hubungan saling ketergantungan antara petani kelapa dan perusahaan dinilai penting untuk terus dijaga. Kolaborasi jangka panjang tersebut menjadi fondasi keberlanjutan ekosistem kelapa, tidak hanya di Indragiri Hilir, tetapi juga di Indonesia.

Sebagai bentuk penghargaan, Sambu Group kembali menggelar pengundian door prize yang rutin dilaksanakan setiap tahun dalam rangkaian perayaan hari ulang tahun perusahaan. Hadiah yang dibagikan dinilai bermanfaat untuk mendukung aktivitas petani di kebun maupun kebutuhan sehari-hari.

“Apresiasi petani kelapa berupa pengundian door prize dilaksanakan Minggu (24/11/2025) dan ditujukan kepada lebih dari 7.000 petani kelapa relasi Sambu Group. Kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan atas kontribusi petani sekaligus sarana mempererat hubungan dan menumbuhkan semangat kolaborasi,” ujar Corporate Communication Manager Sambu Group, Dwianto Arif Wibowo.

GoRiau

Kegiatan tersebut mengusung tema “Menjaga Warisan, Menyatukan Nilai, Menumbuhkan Masa Depan”. Menurutnya, tema ini menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga keberlanjutan warisan kelapa, menyatukan nilai bersama petani, serta menumbuhkan masa depan ekosistem kelapa nasional.

Tahun ini, sebanyak 100 unit hadiah diundi secara serentak. Seperti tahun sebelumnya, hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Revo Fit.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Sambu Group kepada petani kelapa. Kegiatan rutin pemberian door prize ini sangat berguna bagi kami,” kata Muhamad Amin, petani asal Pancang Sungai Perak yang memenangkan satu unit sepeda motor Revo Fit.

“Kerja keras dan kontribusi petani selama puluhan tahun menjadi tulang punggung rantai pasok kelapa. Terima kasih kepada para petani kelapa yang terus membersamai perusahaan. Dengan menyatukan nilai, mari bersama menumbuhkan masa depan,” tutup Dwianto Arif. ***