PEKANBARU, GORIAU.COM - Seorang mualaf yang tinggal di Jalan Tengku Mahmud, RT02/RW05, Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai, ditemukan tewas tergantung di pohon durian. Korban bernama Uci Perusai (47) itu, tewas tergantung di pohon durian yang berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya, pada Senin (28/10/2013). Uci ditemukan tergantung dalam posisi jongkok oleh anaknya sendiri, Glend Fadly alias Tiro (25).

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu, berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. Kemudian, warga sekitar langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada petugas kepolisian Polsek Rumbai.

Petugas Polsek Rumbai bersama petugas Hidentifikasi Polresta Pekanbaru, langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian.

Menurut Tiro, semalam sebelum kejadian, ibunya sempat menginap di rumahnya yang berjarak sekitar 150 meter. Paginya sekitar pukul 06.30, tiba-tiba ibunya sudah menghilang. Sekitar pukul 09.00, pamannya bernama Musdi, datang ke rumah dan mengatakan bahwa bapak tirinya menelepon.

"Bapak tiri saya menyampaikan pesan kepada saya melalui paman, bahwa ibu saya akan bunuh diri. Kemudian, saya disuruh untuk cepat-cepat ke rumah," ujar Glend dengan suara terbata-bata, Selasa (29/10/2013).

Mendengar kabar buruk itu, lanjut Glend, dia langsung pergi menuju rumahnya. "Belum sampai di rumah, tiba-tiba dari kejauhan saya melihat ibu saya gantung diri dalam posisi jongkok. Kemudian, saya langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar," ulas Glend.

Setelah memberitahu warga, Glend langsung berlarian ke rumah ibunya untuk mencari bapak tirinya itu. Namun sayang, suami kedua dari ibu kandungnya itu tidak berada di rumah. Sontak saja, Glend langsung marah dan memecahkan semua kaca jendela rumah tersebut.

Warga sekitar kemudian menenangkan emosi Glend yang telah meledak-ledak. Glend menduga, bahwa ibunya bukan bunuh diri. "Ibu saya bukan bunuh diri, karena saat saya temukan, posisinya dalam kondisi jongkok. Kemudian, lidahnya juga tidak menjulur," jelasnya.

Selain menemukan ibunya tergantung, di lokasi kejadian, Glend juga menemukan sejumlah barang-barang milik ibunya berserakan di tanah, diantaranya sejumlah pakaian yang dibungkus dengan plastik beserta hanger dan blender.

"Kematian ibu saya, agak mencurigakan. Jadi, kasus ini akan saya serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian, karena hingga kini saya belum yakin ibu saya bunuh diri," terangnya.

Kapolsek Rumbai AKP Frenky Tambunan saat dihubungi Tribun sebagaimana dikutip GoRiau.com mengatakan, dari hasil visum pihak RSUD Arifin Achmad, di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Begitu juga dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas identifikasi.

Namun demikian, lanjutnya, kasus ini tetap akan di lidik. "Dugaan sementara, korban meninggal akibar gantung diri. Namun, kita tetap akan melakukan penyelidikan. Dalam waktu dekat ini, kita akan panggil saksi-saksi kejadian seperti anak korban, paman korban dan suamui korban," tuturnya. ***