SELATPANJANG, GORIAU.COM - Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi, Senin (15/6/2015) meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang berlokasi di Desa Wono Sari Kecamatan Rangsang. Fasilitas ini diklaim mampu melayani kebutuhan air bersih untuk 2.500 Saluran Rumah (SR) di 5 desa sekitarnya, Desa Wonosari, Desa Citra Damai, Desa Dwi Tunggal, Desa Tanjungsamak, serta Desa Tanjungbakau.

"Semoga semua fasilitas yang ada dapat bermanfaat oleh masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Rangsang," ucap H Irwan.Kata H Irwan lagi, kedepan Pemkab. Meranti akan terus membangun fasilitas yang sama di seluruh desa. Untuk itu perlu perencanaan dan pengkajian dari Dinas Pekerjaan Umum sebagai dinas yang mengurus masalah pembangunan infrastruktur daerah. "Saya harapkan PU terus melakukan perencanaan sehingga layanan air bersih dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Meranti," ujar Bupati.Bupati juga meminta kepada karyawan SPAM agar dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, terutama petugas yang bekerja di unit pengolahan air. Karena kelayakan air bersih untuk dikonsumsi masyarakat tergantung dari profesionalitas petugas dalam mencampur bahan kimia. "Kepada karyawan bekerjalah dengan baik, saat mencampurkan bahan kimia lakukan sesuai dengan aturan standard, agar air yang dianggap bersih itu bisa menjamin kesehatan masyarakat," tegasnya.Di tempat yang sama, Kadis PU Meranti Ir Ardahani, menjelaskan bahwa fasilitas SPAM yang ada saat ini merupakan aset yang diserahkan oleh Kabupaten induk Bengkalis. Dimana proses serah terima aset baru selesai tahun 2013 lalu. Setelah serah terima Pemkab Meranti melakui Dinas PU langsung melakukan revitalisasi fasilitas PDAM, seperti perbaikan pipa instalasi, mesin genset dan lainnya. Sejauh ini fasilitas SPAM baru dimanfaatkan oleh 490 SR, kedepan dikatakan Ardhanis akan ditingkatkan hingga 2500 SR.Sementara itu, Camat Rangsang Mulyadi mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih atas peresmian SPAM, yang sangat lama diharapkan beroperasi. Diakui Mulyadi lagi, meski SPAM yang ada belum bisa mengkover seluruh desa di Kecamatan Rangsang, kedepan ia berharap pembangunan infrastruktur khususnya SPAM dapat terus dilanjutkan. "SPAM ini memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, jika sebelumnya masyarakat hanya memperoleh air bersih dari parit-parit yang ada kini dengan diresmikannya SPAM masyarakat dapat menikmati air yang benar-benar bersih," ucap Mulyadi.Sekedar informasi, untuk pengoperasian SPAM yang dibangun seharga Rp40 miliar itu dibutuhkan dana sebesar Rp240 juta perbulan.(zal/hms)