
PEKANBARU - Modus penipuan menggunakan akun palsu atau akun bodong salah satu media sosial kembali dialami salah seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Kali ini, ruang digital diresahkan oleh aksi pencurian identitas maya yang menyasar Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi yang juga menjabat Plh Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru.
Kasus ini mencuat setelah Masykur dihubungi oleh beberapa orang kerabat dekatnya. Mereka bergerak cepat melakukan konfirmasi langsung untuk memastikan apakah akun Facebook yang menghubungi mereka merupakan profil asli sang pejabat atau bukan.
"Ada yang chat dan telepon via messenger ke orang (yang saya kenal), pake akun fake menggunakan foto saya. Tapi saya pastikan itu bukanlah saya," ujar Plh Sekdako Pekanbaru, Masykur Tarmizi menegaskan, Minggu (12/7/2026).
Menurutnya, saat beberapa orang rekan terdekatnya menerima panggilan via messenger dari pelaku, suara yang didengar lewat sambungan telepon tersebut jauh berbeda dengan karakter suara aslinya.
"Saat mereka menerima telepon via messenger dari pelaku, telepon dari pelaku langsung diputuskan karena suaranya berbeda. Karena ada yang janggal itulah, mereka orang yang saya kenal chat saya langsung lewat whatsapp, memastikan apakah itu saya atau bukan," terangnya.
Guna mencegah timbulnya korban kerugian materi dari aksi kejahatan siber ini, masyarakat luas diimbau untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Langkah verifikasi berlapis menjadi kunci utama agar tidak terjebak taktik manipulasi psikologis yang dilancarkan oleh operator akun bodong tersebut.
"Banyak cara yang dilakukan oleh pelaku kejahatan. Jangan mudah percaya begitu saja, cek atau pastikan dulu kebenarannya jika menerima panggilan telepon dari siapa saja. Apalagi dari orang-orang yang tidak dikenal," ucapnya mengingatkan. ***