
PEKANBARU, GORIAU.COM - Dua pelaku begal beraksi di area perkebunan sawit Desa Petalongan Kecamatan Keritang, Kabupaten Inhil, Riau. Bermodalkan golok, mereka menghadang mobil yang baru pulang berjualan berisi tiga penumpang. Satu penumpang berhasil kabur dengan meloncat, seorang lainnya dibuang dalam keadaan terikat, sedangkan seorang anak perempuan dibawah umur dibawa kabur kawanan ini.
Aksi sadis kawanan begal ini menimpa korban bernama Mardiono (31). Tak hanya kehilangan mobil Suzuki Carry miliknya, korban juga dibuat trauma oleh dua kawanan begal tersebut. Dalam laporan yang ia buat di Mapolsek Keritang, Inhil Riau, Kamis (6/7/2015) tengah malam tadi, Mardiono yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang ini mengaku dihadang dua orang, ketika melintas area perkebunan sawit Desa Petalongan Kecamatan Keritang, Kabupaten Inhil.
Penjahat ini juga mempersenjatai diri dengan sebilah golok. Lantaran takut, korban yang baru pulang jualan bersama dua penumpang lainnya pun akhirnya menghentikan laju kendaraan. Saat itu seorang penumpang bernama Ali (17) berhasil kabur dengan melompat dari mobil. Sementara Mardiono dan seorang lainnya bernama Srimulyani (15) tak bisa berbuat banyak.
Dengan sigap, dua pelaku langsung mengikat Mardiono dan kemudian membuangnya di kawasan perkebunan di KM 63 Kecamatan Sakernan Muaro Jambi. Sedangkan korban Sri dibawa kabur para pelaku bersama mobil Carry yang mereka rampas itu. "Korban sudah membuat laporan ke Mapolsek Keritang tadi malam, untuk ditindaklanjuti," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo.
Kepolisian, sambung Kabid Humas, masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Adapun ciri-ciri mobil tersebut, terdapat tulisan Martin pada bagian kaca depan, dengan plat kendaraan BMÂ 8481 BG. "Polsek Keritang juga telah berkoordinasi dengan Polsek Sakernan Muaro Jambi yang diduga jadi arah pelarian pelaku," tutupnya, Jumat (7/8/2015) pagi. (had)