PEKANBARU, GORIAU.COM - Aktivitas pengerjaan sebuah bangunan di Kecamatan Tampan sangat meresahkan warga. Pasalnya, tanah timbunan berserakan di Jalan Soebrantas hingga Jalan SM Amin, tanpa ada yang membersihkan.

Kondisi ini mengakibatkan jalan berdebu dan licin. Sehingga, tak jarang terjadi kecelakaan. Seperti yang dialami Soleh (23), warga Panam. Ia mengalami kecelakaan akibat jalan yang berpasir.

"Tadi itu, mobil di depan nge-rem, karena lampu merah. Aku pun ikut nge-rem dan langsung jatuh akibat jalan berpasir," tutur Soleh saat bercerita kepada GoRiau.com, Jumat (26/9/2014).

Akibatnya, Soleh mengalami luka-luka dan badannya terasa sakit. "Untung tak terlalu parah lukanya, cuma sekarang udah mulai terasa sakitnya," katanya.

Menurut Soleh, pihak pengembang tidak peduli dengan tanah timbunan yang berceceran di jalan raya. "Oleh sebab itu, pemerintah maupun penegak hukum harus tegas terhadap mereka," harapnya.(san)