
PEKANBARU, GORIAU.COM -Krisis keuangan yang dihadapi PSPS Pekanbaru membuat sejumlah pemain memilih untuk hengkang. Setelah April Hadi yang memutuskan bergabung dengan Persegres, kini giliran sang kapten, Dedi Gusmawan pergi meninggalkan Askar Bertuah. Dedi pergi dan bergabung ke Mitra Kulkar.
Meski belum meneken kontrak secara resmi, pemain kelahiran Tanjung Morawa Sumatera Utara ini sudah mencapai kesepakatan nilai kontrak dengan manajemen Mitra Kukar. ''Rencananya, Minggu (30/9/2012), saya berangkat ke Tenggarong,'' ujar Dedi.
''Saya sudah deal dengan manajemen Mitra Kukar. Namun, semua tergantung mereka apakah mau menerima saya setelah melihat permainan saya nanti. Intinya mereka juga akan lihat permainan saya dulu,’’ tambahnya.
Lebih lanjut, Dedi mengatakan sebenarnya dirinya berat meninggalkan PSPS. Namun keputusan ini harus diambil karena pertimbangan keluarga. ''Sekarang saya sudah punya anak dan istri yang perlu saya nafkahi,'' ujarnya.
''PSPS belum menawarkan saya apakah tetap bertahan atau bagaimana. Sedangkan Mitra Kukar sudah bergerak. Makanya saya langsung deal. Saya pindah bukan semata pertimbangan uang, karena kontrak saya di Mitra hampir sama dengan yang saya terima di PSPS,'' tambahnya.
Bagaimana dengan penyelesaian gaji musim lalu. Dedi mengatakan masih berharap gajinya tetap dilunaskan manajemen PSPS meski dirinya sudah pindah ke Mitra Kukar.
''Saya pernah bilang dengan manajer PSPS, Bang Boy Sabirin bahwa saya datang baik-baik dan akan pergi baik-baik. Intinya Bang Boy juga ingin saya bertahan, tapi dia juga tak menolak jika saya pergi,'' ujarnya.
Dedi bergabung ke Mitra Kukar setelah diajak rekannya Ahmad Bustomi. ''Sebenarnya berat bergabung dengan Mitra Kukar karena jauh sekali. Saya juga sangat ingin bertahan di PSPS, tapi kondisi tak memungkinkan makanya saya membuat keputusan ini. Maaf buat fans PSPS dan semuanya,’’ ujarnya, Selasa (25/9/2012).(nti/rsc)