
DURI - Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Desa Kesumbo Ampai 2018 yang masuk skala prioritas untuk usulan ke Musrenbang Kabupaten, masih infrastruktur Jalan.
Seperti yang diusulan kordinator SMPN 12 Mandau, Jalan Pendidikan menuju ke sekolah sangat rusak berat. Saat musim hujan, siswa terpaksa harus memakasi sandal ke sekolah.
"Harapan kita 2018 mendatang, usulan ini terealisasi. Panjang Jalan hanya 550 meter, kondisinya sangat becek saat musim hujan dan sulit dilewati. Jadi tolong bawa usulan ini dalam Musrenbang Kecamatan hingga Kabupaten," ujarnya saat Musrenbang Desa Kesumbo Ampai 2018, di gedung pertemuan Desa, Rabu (25/1/2017).
Kepala Desa, Anita dalam kesempatan itu kepada GoRiau.com (GoNews Grup) menyampaikan juga, tidak hanya Jalan Pertanian yang diusulkan masuk skala prioritas usulan Musrenbang 2018.
"10 prioritas usulan Desa Kesumbo Ampai ini, sudah termasuk Jalan Pendidikan. Untuk tahun lalu, usulan prioritas kita hanya 20 persen yang terealisasi. Harapan kita tahun ini usulan yang sudah disampaikan kemarin, harus lebih banyak lagi," ujarnya.
Minimnya realisasi usulan tahun-tahun sebelumnya, kata Anita, membuat warga sepakat untuk menyampaikan usulan yang sama dengan tahun lalu.
Beberapa Jalan yang masuk usulan prioritas itu diantaranya, Jalan Poros atau Jalan Karya Bangun sepanjang 1,7 kilometer, Dusun Paung Hitam. Jalan Wonorejo, Jalan Sebanga Asal di depan kantor Desa, Jalan Pertanian, Dusun Tanah Punjung.
"Di Jalan Karya Bangun itu sudah ada 300 meter yang di base atau pengerasan. Sementara Jalan Wonorejo kita usulkan 1 Kilometer. Dan khusus Jalan yang di depan kantor Desa ini lebih panjang yaitu 2 kilometer," terang Anita.
Dalam Musrenbang itu hadir tokoh masyarakat Sakai, M Yatim, Kasi PMD Mandau, Lisa N, Kepala UPT Dinas Sosial Tengku Farida, Kepala UPT Disdukcapil Irdawati, Kepala UPT Dinas Koperasi, Lisa, Kepala UPT Perkebunan dan Peternakan, Eta Aneta dan kepala UPT Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Mandau. *** #BENGKALIS