
PEKANBARU – Masyarakat yang menjadi pelanggan PDAM Tirta Siak kembali mengeluhkan pelayanan dari BUMD Pekanbaru ini.
Ristadella, salah seorang pelanggan PDAM Tirta Siak yang berada di Jalan Pemuda mengatakan air dari PDAM sudah mati sejak satu pekan yang lalu.
"Orang puasa airnya malah mati, sedih rasanya kami," kata Ristadella, Selasa (5/4/2022).
Ristadella yang tinggal di Perumahan Pondok Mutiara ini menerangkan bahwa dia sudah menyampaikan keluhan terkait matinya saluran air, namun hingga kini belum ada tindakan dari PDAM.
"Di Instagram banyak yang ngeluh, tapi PDAM nya update story marhaban ya ramadhan tanpa ada ngerespon konsumen dan progres pengerjaan air udah sampai mana," jelasnya.
Menanggapi hal ini, Robin Eduar anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru menegaskan PDAM harus bertanggungjawab dengan hal ini. Karena air merupakan kebutuhan pokok masyarakat disetiap harinya.
"Kalau ada kerusakan harus segera dilakukan perbaikan, jangan lama-lama. Kerja itu harus terencana dengan baik, ini udah satu minggu air mati," katanya.
Dengan matinya air PDAM di bulan Ramadhan ini, Robin menilai PDAM sudah melakukan blunder karena dengan matinya saluran air membuat masyarakat yang menjalankan ibadah puasa menjadi terganggu.
Tak hanya menggesa perbaikan saluran air saja, melainkan PDAM harus segera mengembalikan kondisi jalan yang sudah dirusak saat melakukan pergantian pipa.
"PDAM harus segera perbaiki jalan dan kembalikan seperti semula, galian di badan jalan juga harus ditutup agar tidak ada kecelakaan," jelasnya. ***