PEKANBARU- Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) mengusulkan disatukanya berbagai rangkaian festival yang akan digelar pihak UPT Museum dan Taman Budaya, dalam rangka menyambut hari Jadi Provinsi Riau ke 59.

Hal tersebut dinyatakan jajaran LAM Riau, menanggapi pemaparan dari UPT Museum dan Taman Budaya Riau yang akan menyelenggarakan berbagai festival seperti, festival lancang kuning, festival tari, festival seni dan budaya, festival sastra dan festival seni rupa serta festival lainya.

"Usulan kita ini mudah-mudahan diterima, karena kita berpendapat alangkah baiknya seluruh kegiatan festival dijadikan satu wadah saja, misalnya Festival Budaya Melayu atau Festival Lancang Kuning. Jadi seluruh festival yang akan diselenggarakan nantinya tertampung dalam satu wadah, jadi tidak berpencar-pencar, selain itu juga menghemat waktu, tempat dan biaya," tutur Wakil Ketua LAM Riau Zulkifli AA, Senin (18/01/2016) di Gedung LAM Riau

Selain itu, Zulkifli juga mengusulkan, agar acara festival tersebut juga nantinya bisa melibatkan beberapa organisasi kepemudaan Melayu serta melibatkan pelaku seni melayu.

"Selama ini saya banyak sekali melihat iven-iven bertemakan budaya melayu, tapi sudah tidak sesuai dengan kebudayaan melayu Riau, seperti pada iven tari-tarian, itu terjadi karena memang tidak melibatkan para seniman Melayu yang betul-betul mengerti akan budaya Melayu. Kita boleh saja mengkolaborasikan dengan tarian moderen namun jangan sampai ciri khasnya hilang," harap Zulkifli.

Zulkifli dalam pertemuan dengan rombongan UPT Museum dan Taman Budaya Riau juga mengusulkan, agar seluruh barang-barang yang ada di Museum Sang Nila Utama kembali di seleksi dan dirawat lebih baik lagi, karena menurutnya sudah banyak sekali barang-barang pajangan yang rusak.

"Selama ini museum terkesan seram, bahkan para pelaku usaha travel juga tidak mau membawa tamunya ke museum, karena alasan mereka selalu bilang tidak menarik, koleksinya banyak rusak dan lain-lain. Untuk itu saya harap kepada ibu Mecka selain merenovasi beberap gedung sekaligus juga mohon dirawat lagi isi dan koleksi museum tersebut," pungkasnya. ***