RENGAT,GORIAU.COM - Agar remaja di Kabupeten Indragiri Hulu (Inhu) terhindar dari pengaruh negatif, terutama remaja dilingkungan sekolah, Badan Pemberdayaan Perempuan, Pelindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Inhu meminta setiap sekolah yang ada di Inhu agar bisa membentuk Pusat Informasi Konseling (PIK) Remaja dan berperan aktif.

Hal ini bertujuan agar para remaja terutama pelajar memahami tentang bahaya narkotika, pergaulan bebas dan efek negatif lainnya yang mengancam masa depan remaja.

Pelaksana Tugas (Plt) Badan Pemberdayaan Perempuan, Pelindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Inhu, Fenni Darius, menyatakan bahwa saat ini baru 14 sekolah di Kabupaten Inhu yang sudah membentuk PIK Remaja tersebut.

"Sudah seharusnya setiap sekolah setingkat SMA membentuk PIK Remaja dan berperan aktif dalam memberikan dampak positif kepada seluruh pelajar yang ada disekolah masing-masing", ujar Peni Darius usai melaksanakan sosialisasi PIK Remaja yang bertempat di Madrasah Aliah Negeri (MAN) 1 Rengat, Rabu (18/2/2015).

Menurutnya, PIK Remaja merupakan wadah bagi remaja untuk memberikan konseling kepada remaja seusianya. Konseling yang diberikan PIK Remaja tersebut tentunya tentang kehidupan berkeluarga kedepan untuk menuju kehidupan yang sejahtera.

Tidak hanya itu, PIK Remaja tersebut dituntut mampu memberikan konseling tentang berbagai pengaruh bahaya narkotika, pergaulan bebas dan lainnya yang mengancam masa depan remaja. "Konseling ini berawal dari lingkungan sekolah itu sendiri hingga ke kehidupan remaja diluar lingkungan sekolah," ungkapnya.

Masih kata staf ahli bupati itu, dari 14 sekolah yang telah memiliki PIK Remaja, MAN 1 Rengat merupakan sekolah yang cukup menonjol dan unggul. Bahkan, PIK Remaja MAN 1 Rengat ini telah mengikuti sejumlah lomba diberbagai tingkatan hingga tingkat Nasional.

"Ada tiga tingkatan pada PIK Remaja ini, yakni tumbuh, tegak dan tegar. Untuk PIK Remaja MAN 1 Rengat sudah berada pada tingkatan tegak dan akan naik ke tingkatan tegar. Sosialisasi PIK Remaja ini langsung disampaikan oleh Kepala BKKBN Provinsi Riau, H Edi Warman dengan didampingi sejumlah pejabat BKKBN Provinsi Riau", pungkas Peni Darius menjelaskan.(jef)