PASIR PANGARAIAN, GORIAU.COM - Meski datang ke mesjid tidak perlu biaya, tapi untuk mengajak masyarakat ke rumah ibadah umat Islam itu ternyata lebih sulit ketimbang membangunnya.

Demikian diungkapkan Bupati Rokan Hulu, Drs Achmad MSi saat kunjungan safari Maulid Nabi Muhammad SAW dan peletakan batu pertama Mesjid Raya Tajul Islam di Desa Kepenuhan Timur-Pasir Pandak, Kecamatan Kepenuhan, Selasa (28/1/2013).

Pada kunjungan ini juga tampak hadir Sekdakab Rohul, Ir. Damri Harun, MM, Ketua Tim Penggerak PKK Rohul H. Maghdalisni Achmad, Kepala Dinas, Badan, Kantor, Camat Kepenuhan, para Kades dan BPD se Rohul, ribuan masyarakat Kepenuhan dan lainnya.

Mesjid Raya Tajul Islam, Desa Kepenuhan, membutuhkan dana pembangunan sampai Rp 2.7 M, Achmad pun memberikan bantuan sebesar Rp 250 juta dan kekurangannya akan dicari dari bantuan masyarakat.

Pada kesempatan itu Achmad juga mengkritik pembangunan mesjid tersebut karena pondasi rendah sehingga bisa menyebabkan kurang bersih jika nantinya siap dibangun, Karena itu, Achmad meminta pondasinya ditinggikan dari jalan. ''Jadi coba dikoordinasikan lagi sama konsultan,'' ujar Achmad.

''Rumah ibadah itu harus bersih sebab, Nabi Muhammad SAW, meminta umat untuk mencintai kebersihan, kemudian membangun Masjid memang payah, tapi yang paling payah itu mengisi mesjid,'' ujar Achmad.

Pada kesempatan itu, Bupati Rohul juga memberikan bantuan untuk Guru TK, Guru PAUD, Kades Posyandu dan tampil sebagai penceramah Al-Ustadz Amrijal dengan mengambil tema bagaimana menambah kecintaan umat Islam pada Nabi Muhammad SAW.

Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Rohul Hj. Maghdalisni Achmad membantu busana group rebana sebanyak 85 orang. (srt)