PEKANBARU - Abrasi terjadi di Dermaga Pompong, Kampung Betuah, Kelurahan Seberang, Kecamatan Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau. 10 rumah warga terseret arus Sungai Indragiri.

Peristiwa itu terjadi pada hari Jumat (10/7/2020) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu saksi mata yang bernama Anjas, hendak pergi ke Tembilahan. Sesampainya di dekat pelabuhan, Anjas melihat satu rumah yang berada di pinggir pelabuhan tiba-tiba amblas.

Melihat rumah amblas, sontak Anjas langsung berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Dan masyarakat lalu bersama-sama bahu-membahu membatu menyelamatkan barang dari dalam rumah. Namun abrasi merembet ke rumah-rumah lain yang berada di sekitar pelabuhan.

"Abrasi sepanjang 30 meter dari tepi Sungai Indragiri, yang mengakibatkan kerusakan terhadap 10 rumah warga terseret arus Sungai Indragiri dan berdampak terhadap 5 keluarga lainnya," kata Kasubag Humas Polres Inhil, AKP Warno, saat dikonfirmasi GoRiau, Sabtu (11/7/2020).

Selanjutnya Warni menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam bencana alam itu. Namun, masyarakat yang terkena dampak rumah rusak ada sebanyak 58 orang.

"Untuk kerugian diperkirakan mencapai Rp 500 juta. Dan Kapolres beserta anggota telah melakukan bantuan mengangkat barang atau mengevakuasi korban longsoran, bersama juga ada TNI, perangkat pemerintahan, dan masyarakat di lokasi kejadian," tutup Warno. ***