SELATPANJANG, GORIAU.COM - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi melepas pasukan Polres Kabupaten Meranti untuk bertugas dalam rangka mengamankan proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) se Kabupaten Kepulauan Meranti. Pelepasan diawali dengan Apel pasukan pergeseran pasukan yang digelar di Halaman Mapolres Meranti, Selatpanjang, Senin (6/4/2015).



Dihadapan Kapolres Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi dan jajaran, H Irwan mengucapkan apresiasi kepada polisi atas bantuannya mengamankan dan menjaga kondusifitas dalam proses Pilkades di Kabupaten Meranti. Diharapkan Pilkades yang merupakan amanat konstitusional dalam rangka menegakkan demoktasi mulai dari tingkat Desa berjalan dengan sukses dan aman.

Dijelaskan H Irwan, Kabupaten Kepulauan Meranti terdiri dari 96 desa dan 5 kelurahan yang tersebar di 3 pulau besar. Dari jumlah itu, sebanyak 28 Desa akan melaksanakan Pilkades. Seperti pengalaman yang terdahulu terdapat beberapa tahapan titik kritis dalam pemilihan yang perlu diwaspadai petugas keamanan, diantaranya proses pendaftaran dan pencoblosan yang sangat berpeluang terjadinya gesekan.

"Dalam proses ini sering muncul adanya pemilih yang belum terdaftar dan tidak semestinya melakukan pemilihan, saya minta antisipasi sedini mungkin agar tidak menimbulkan gejolak sosial," ucap Bupati yang juga meminta peran serta aktif masyarakat menjaga kondusifitas.

Tahapan kritis selanjutnya yakni saat penghitungan suara, yang berpotensi besar terjadinya konflik. "Mari bersama kita perhatikan proses dan tahapan itu, sehingga hal yang bisa menggnagu keamanan dan ketertiban dapat diantisipasi," ujar Bupati lagi.

Menyikapi hal itu, Mapolres Meranti siap menerjunkan personil mulai dari Polres hingga Polsek untuk mengamankan Pilkades, menyiapkan semua sarana dan prasarana.

"Kita akan menurunkan satuan tugas sebanyak 88 personil yang akan berjaga di 86 TPS di 28 desa yang akan menggelar Pilkades," ujar Pandra.

Seperti dikatakan Bupati dan diakui Kapolres, dalam proses Pilkades terdapat berbagai potensi kerawanan Kamtibmas, untuk itu Kapolres memerintahkan semua jajaran hingga ke tingkat Polres untuk memberikan perhatian serius agar potensi kerwanan tidak menjadi gangguang nyata yang dapat menghambat proses Pilkades.

"Saya perintahkan seluruh jajaran untuk mengamankan proses pemilihan agar pemilihan berjalan kondusif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat dan yang terpenting menjamin dapat terlaksananya hak pilih masyarakat," tegas Kapolres.

Kapolres juga menegaskan, jajaran mulai dari Kasat hingga personil terus meningkatkan kemampuan dalam mengantisipasi semua potensi kerawanan dan gangguan. "Jaga profesionalitas dengan memperkokoh sinergitas serta netralitas dengan tidak berpihak kepada calon manapun, mari jalankan fungsi dan tugas dengan baik," kata Pandra lagi.(hms)
Ads