
DURI - Tidak henti-hentinya, SMAS Cendana Duri membuat orang terkagum-kagum karena prestasi peserta didiknya, baik bidang akademis maupun non akademis. Kali ini prestasi yang membanggakan yakni 80 persen siswa SMAS Cendana Duri ini sudah diterima di Perguruan Tinggi (PT) Negeri, Swasta maupun di Luar Negeri.
Saat disambangi GoRiau.com ke SMAS Cendana Duri, ternyata Guru Bimbingan Konseling, Dra Zulfayanti yang memiliki peran penting untuk mempersiapkan anak-anak masuk perguruan tinggi. Zulfayanti pun, tidak segan-segan menceritakan cara yang dilakukan sekolah untuk membantu siswanya masuk perguruan tinggi yang didambakan.
Dijelaskan Zulfayanti, tiga bulan duduk dibangu kelas XII (12), siswa SMAS Cendana Duri sudah mengikuti tes psikologis yang akan mengarahkan anak untuk memilih jurusan apa saat kuliah nanti. Dari tes tersebut bisa dirangkum minat anak pada jurusan apa. Setelah itu tim dari sekolah melakukan kaji potensi akademik dan non akademik anak.
"Semua siswa wajib mengikuti proses tersebut. Setelah ada hasilnya, kita akan sampaikan kepada orangtua dan anak kita sarankan untuk berkonsultasi dengan orangtuanya. Anak-anak tetap bebas memilih perguruan tinggi mana yang mereka minati, hanya masing-masing anak kita berikan dasar kuat kenapa dia memilih perguruan tinggi yang disarankan pihak sekolah sesuai dengan hasil tes yang telah dijalaninya," kata Zulfayanti, Rabu (18/5/2016).
Dijelaskan Zulfayanti juga, dengan menjalin kerjasama dengan 3 perguruan tinggi, paling banyak siswanya diterima di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta yaitu 21 orang. Selanjutnya, 12 orang diterima di Unri, 6 orang di Universitas Indonesia, 3 orang di ITB, 2 orang di ITS, Undip 3 orang, selanjutnya di Unair, Unibraw, Unpad, UNS, UPN, Usu dan lain-lainnya.
"Total sementara lulusan SMAS Cendana Duri yang sudah diterima di perguruan tinggi ini sebanyak 86 siswa, diantaranya 53 anak masuk perguruan tinggi negeri, 30 anak masuk perguruan tinggi swasta dan 3 orang anak melanjutkan study ke luar negeri," papar Zulfayanti lagi.
Trik yang dilakukan sekolah, untuk mengarahkan anak didiknya mencari perguruan tinggi ini sangat diapresiasi para orang tua. Sehingga, saat setelah lulus, para orang tua maupun anak yang bersangkutan tidak bingung mencari perguruan tinggi untuk meneruskan pendidikannya.
"Kita cukup bangga dengan suksesnya program sekolah ini. Salah satu anak didik kita Gresia Oktoria Winasta bisa diterima di 3 perguruan tinggi sekaligus, yakni ITB, UGM dan UI. Namun Gresia lebih memilih ITB. Dengan banyaknya anak-anak kita yang lulus perguruan tinggi ini, tentunya akan memotivasi adek-adek kelasnya," pungkasnya.(*/rha)