
PASIRPANGARAIAN, GORIAU.COM - Sekitar 50 persen kebutuhan sayur mayur untuk masyarakat Rokan Hulu, saat ini masih dipasok dari Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar). Kedepan, Dinas Tanaman Pengan dan Hortikultura (DTPH) untuk memberdayakan masyarakat untuk mampu memenuhi kebutuhan lokal.
Kepala DTPH Rohul, Ir. Sri Hardono, MM, di ruang kerjanya, Senin (3/2/2014) mengatakan, sayur-mayur yang dipasok itu berupa kubis, sawi, wortel, bawang, tomat, cabe dan lainnya.
''Sebenarnya potensi itu bisa dimanfaatkan masyarakat kita, baik untuk kebutuhan maupun untuk peningkatan ekonomi masyarakat,'' ujarnya.
Terang Kadis TPH Rohul, saat ini luas lahan yang diberdayakan untuk tanaman sayur-mayur di pekarangan totalnya sekitar 500 hektar.
''Kita punya komoditi sayur mayur, seperti bayam, kangkung, terong, daun ubi, kacang-kacangan dan lainnya," ujar Sri Hardono.
Tambah, Kadis TPH Rohul, dari keuntungan seperempat hektar lahan sayur mayur, lebih untung dari satu hektar tanaman padi sawah dan ladang. (srt)