
PEKANBARU, GORIAU.COM - Setelah dirawat selama 4 hari di RS Bhayangkara Polda Riau, akhirnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau, Muhammad diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit, Sabtu (14/7/2014).
Muhammad merupakan korban pemukulan yang dilakukan adik kandung Wakil Gubernur Riau (Wagubri), H Arsyadjuliandi Rachman, Selasa (8/7/2014) malam saat jamuan buka bersama berlangsung.
Kepala Bidang Pelayanan RS Bhyangkara, Tirta Achda, Senin (14/7/2014), mengatakan kondisi Muhammad sudah dalam keadaan sehat. "Karena itu sudah diperbolehkan pulang," kata Tirta.
Lantas, mengenai isu retak rahang yang dialaminya, Tirta mengatakan tidak ada masalah. "Pasien dalam kondisi baik, karena itu diizinkan pulang," ujarnya.
Seperti diketahui, Muhammad dikabarkan mengalami retak rahang akibat pemukulan dan pengeroyokan yang dialaminya. Sehingga dirinya dijadwalkan akan dirujuk ke RS Awal Bros untuk menjalani operasi.
Akibat kejadian tersebut, Wagubri, H Arsyadjuliandi Rachman langsung pasang badan untuk meminta maaf kepada korban, keluarga hingga masyarakat Riau. Karena selain dilakukan oleh adiknya, pemukulan tersebut dilakukan di kediamannya.***