
BENGKALIS, GORIAU.COM - Sebanyak 3.643 mahasiswa Kabupaten Bengkalis menerima bantuan pendidikan dari Pemkab Bengkalis. Para penerima bantuan yang disalurkan melalui Bagian Kesra Setdakab Bengkalis yang terdiri dari bantuan pendidikan dan bantuan penulisan tugas akhir itu, diumumkan hari ini di website pemkab Bengkalis dan papan pengumuman Bagian Kesra.
Sejak diumumkan bantuan pendidikan dan bantuan tugas akhir Agustus lalu, sebanyak 5.398 berkas permohonan masuk ke Bagian Kesra. Setelah dilakukan seleksi administrasi, yang berhak menerima sesuai syarat yang ditetapkan sebanyak 3.643 berkas. Sementara 1750 berkas lainnya tidak memenuhi syarat adminstrasi.
Untuk menetapkan mereka yang berhak menerima bantuan pendidikan maupun bantuan penulisan tugas akhir ini, menurut Kabag Kesra H Ahmad Toha melalui Kasubag Pendidikan, Syaiful Amri, Selasa (10/12), selain dilakukan seleksi adminstrasi, tim seleksi juga melakukan konfirmasi langsung ke perguruan tinggi calon penerima bantuan.
"Untuk mengecek kebenaran data calon penerima, tim seleksi memang datang langsung ke perguruan tinggi calon penerima, namun karena keterbatasan anggran, hak ini kurang maksimal bisa dikakukan, ada beberapa perguruan tinggi yang tidak bisa kita datangi seperti Padang, Palembang, Malang, Surabaya. Yang bisa kita datangi hanya Medan, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Batam dan Pekanbaru.Kedepan kita akan minta surat pernyataan dari perguruan tinggi terkait keberadaan mahasiswa yang mengajukan bantuan," terang Syaifula.
Bantuan pendidikan yang disalurkan Pemkab Bengkalis senilai Rp5,8 miliar dan bantuan penulisan akhir sebesar Rp1,3 miliar. Untuk bantuan pendidikan mahasiwa D3 menerima sebesar Rp1,6 juta, SI sebesar Rp1,9 juta, S2 Rp6 juta dan S3 Rp8 juta. Sementara untuk bantuan penulisan tugas akhir, mahasiswa D3 menerima sebesar Rp1,5 juta, S1 Rp1.850.000 dan S2 Rp7 juta.
''Dilihat dari nominal yang diberikan, angkanya memang turun dibanding tahun lalu. Sementara dari jumlah penerima, lebih banyak dari tahun lalu dengan anggaran yang tersedia masih seperti tahun lalu," ujar Syaiful.(jfk)