
PEKANBARU - Tiga rumah semi permanen di Gang Kampung Baru II, Parit 11, Kelurahan Tembilahan Hulu, Kabupaten Inhil, Riau, terbakar hebat Minggu (11/9/2016) tadi malam. Musibah ini terjadi, tepat saat warga tengah berpawai takbir.
Untung tak dapat diraih, malang tak bisa ditolak. Ini lah ungkapan yang dialami Jamiah (55), Thabry (36) dan Saini (45). Mereka tak bisa merayakan Idul Adha, lantaran rumah yang mereka tempati sehari-hari, sekarang sudah rata dengan tanah akibat dilahap sijago merah.
Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung mengatakan, kejadian nahas tersebut berlangsung, tepat saat sebagian masyarakat sedang merayakan takbiran. "Tiba-tiba api sudah besar di belakang rumah (Saini, red). Warga yang melihat langsung teriak minta tolong," katanya.
Dengan cepat, api lalu menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. Mereka bahu-membahu melakukan pemadaman, sambil menunggu regu Damkar dari Kabupaten Inhil tiba. Sementara penghuninya disibukkan dengan evakuasi barang dan harta benda.
Satu jam setengah petugas berupaya menjinakkan api agar tidak meluas, dan itu akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 22.30 WIB, kobaran api sepenuhnya berhasil dipadamkan. Sementara anggota dari Polsek Tembilahan Hulu yang sudah di sana, langsung memasang police line.
"Kita selidiki dulu penyebab kebakarannya. Beberapa saksi sudah kita mintai keterangan. Untuk korban jiwa kita pastikan tidak ada, sedangkan kerugian materi pasca kebakaran belum dapat kita taksir," tukas Kapolres Inhil, Senin (12/9/2016) dini hari. ***