
PEKANBARU - Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Riau berhasil melakukan efisiensi anggaran pelelangan pengadaan barang dan jasa mencapai Rp297 miliar terhitung sejak paket pertama hingga penutupan tahun 2017.
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman memaparkan, bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tahun lalu telah menerima paket lelang yang masuk sebanyak 644 paket lelang dengan pagu anggaran sebesar Rp1,9 Triliun, dimana yang terealisasi 631 paket lelang dengan pagu anggaran sebesar Rp1,6 triliun dengan efisiensi sebesar 15 persen senilai Rp297 Miliar.
"Jika dilihat dari data efisiensi yang dilakukan terdapat kenaikan dari 13,42 persen menjadi 15 persen, hal ini tentu memberi kemajuan bagi Pemprov Riau," ujarnya di Gedung Daerah Provinsi Riau, Jumat (19/1/2018).
Pria yang akrab disapa Andi Rachman ini pun berharap efisiensi dalam penggunaan anggaran di Pemprov Riau bisa semakin ditingkatkan seiring telah dilaunchingnya e-Katalog Daerah pada Jumat pagi tadi. Yang mana, Riau menjadi daerah nomor dua setelah DKI Jakarta yang telah melaksanakan e-Katalog Daerah di Indonesia.
Melalui e-katalog daerah ini, nantinya pengadaan barang dan jasa pemerintah akan semakin mudah karena proses pengadaannya dilakukan tanpa tender atau lelang.
"Selain itu pengadaan barang dan jasa jauh lebih mudah dengan jaminan harga dan kualitas yang kredibel dari penyedia barang. Otomatis e-katalog daerah akan mewujudkan prinsip-prinsip pengadaan yang bersih, efektif, efisien, transparan dan akuntabel," tandasnya. (adv)