PEKANBARU - Sebanyak 1.084 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Honor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Senin (16/12/2019), melakukan tes urine mendadak di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Riau Jalan SM Amin, Pekanbaru.

Adapun dinas yang pegawainya melakukan tes urine, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), dan Pokja ULP.

Tes urine ini dilakukan secara mendadak oleh Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Nasution. Dirinya mengatakan, pegawai yang tidak hadir hari ini, besok melakukan tes urine di Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau Jalan Pepaya, Pekanbaru.

"Jauh sebelum ini sudah kita ingatkan, dengan maraknya peredaran narkoba di Riau. Saya sudah cek tiga lembaga permasyarakatan (LP), yaitu LP Bengkalis, LP Meranti dan LP Rokan Hilir, paling banyak kasus narkoba," kata Edy Nasution kepada GoRiau.com.

Dikatakan Edy Nasution, saat ia melihat langsung kondisi LP Meranti 87 persen penghuninya karena kasua narkoba. Sementara di LP Bengkalis dan Rokan Hilir sebanyak 80 persen kasus narkoba.

"Kami juga ingin pegawai lingkup Pemprov Riau bebas dari narkoba. Dalam apel saya juga sudah sering sampaikan, suatu saat saya akan melakukan tes urine. Hari ini saya buktikan ucapan saya tersebut," ungkap Edy Nasution.

Jika ada yang terbukti mengkonsumsi narkoba, ditegaskan Edy Nasution, akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena, sebelumnya sudah ada contohnya di Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau, sebanyak tujuh honor yang dipecat karena terbukti konsumsi narkoba.

"Kalau memang terbukti, ya pecat saja. Contohnya sudah ada. Saya berharap hasilnya bisa baik dari tes urine ini," tegas mantan Komandan Korem 031/Wirabima didampingi Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Untung Subagyo. ***