JEMBER, GORIAU.COM - Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto mengakui nama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, masuk dalam daftar calon wakil presiden yang akan dipilihnya.

''Ya, dia salah satu nama baik yang masuk daftar (cawapres) saya,'' kata Prabowo setelah berkampanye di Lapangan Dukuh Dempok, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Selasa (18/3).

Namun, kata Prabowo, pendampingnya dalam pemilihan umum presiden 2014 akan ditetapkan seusai pemilihan umum legislatif yang digelar pada 9 April 2014. Saat ini, kata dia, Gerindra masih memfokuskan diri untuk meraup suara sebanyak mungkin.

''Target sebanyak-banyaknya, untuk perubahan pemerintahan yang lebih bersih dan amanah,'' katanya.

Prabowo juga kembali menyindir calon presiden dari PDIP, Joko Widodo. ''Jangan pilih pemimpin pembohong dan boneka, berbahaya,'' sentilnya.

Juru Bicara KPK Johan Budi menegaskan, jika Abraham Samad bersedia maju dalam pencalonan presiden atau wakil presiden, maka harus mengundurkan diri dari posisi Ketua KPK.

Ia menjelaskan, berdasarkan undang-undang, KPK tidak mengenal istilah cuti kampanye. ''Di KPK enggak bisa begitu, di UU dinyatakan jelas demikian. Menjadi anggota partai saja tidak boleh. Dengan nyapres kan artinya sudah berpolitik,'' tuturnya.

Pada Senin (17/3) siang, Abraham menyatakan tak berminat maju menjadi capres maupun cawapres. Namun, pernyataan agak berbeda disampaikannya menjelang sore hari itu. Melalui pesan singkat kepada wartawan, Abraham mengatakan bahwa ia menunggu takdir apakah akan menjadi capres/cawapres, atau tetap menjadi ketua KPK.

"Saya tinggal menunggu takdir apakah jadi wapres atau presiden, atau tetap jadi ketua KPK," kata Abraham. ***