MEDAN, GORIAU.COM - Seorang gadis, sebut saja namanya Bintang (21), asal salah satu desa di Sidikalang, yang kos di Jalan Setia Budi, Kota Medan, Sumut, mengaku telah ditipu pacarnya, IS (52), warga Tanjung Anum, Kecamatan Tuntungan, yang telah menghamilinya.
Bintang menceritakan, awalnya dia berkenalan dengan IS di tempat kerjanya. Pada saat kenalan, IS mengaku dirinya berprofesi sebagai anggota Brimob.
Seiring berjalannya waktu, mereka pun memutuskan untuk berpacaran dan IS rutin bermain ke kos Bintang.
"Saya tinggal di desa, dan di sini saya kos. Kami bersetubuh di kos itu aja, dan itu pun setahun belakangan ini aja," ungkapnya, Minggu (24/8/2014).
Lima bulan lalu Bintang pulang ke kampung halaman. Setibanya di kampung, orangtuanya marah kepadanya, lantaran kondisi Bintang sudah hamil.
Bintang menjelasakan, dirinya sempat tiga kali membawa IS ke kampung halamannya, dengan tujuan mengenalkan IS kepada orangtuanya. Pada saat dikenalkan kepada orangtua Bintang, IS juga mengaku anggota Brimob yang bertugas di Tanjung Morawa.
"Yah namanya orangtuaku orang kampung, percaya aja apa kata dia. Padahal setelah kami cek dia hanya seorang sekuriti (satpam, red) di perumahan TVI yang berada di Sunggal," keluhnya saat membuat laporan di Mapolsek Sunggal.
Korban juga mengaku sudah berpacaran dengan pelaku selama dua tahun, namun yang bersangkutan enggan bertanggung jawab atas perbuatannya menghamili Bintang.
"Saya tidak pernah sekalipun dibawa ke rumah IS. Sampai sekarang dia tidak mau bertanggung jawab telah menghamili saya," pungkasnya.
Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Sunggal, Kompol Eko Hartanto membenarkan peristiwa ini. "Sudah kita terima laporannya, dan masih kita dalami lagi," singkat Eko. ***


