SELATPANJANG, GORIAU.COM - Kota Selatpanjang memang terlihat lebih ramai sejak beberapa tahun terakhir (terlebih setelah menjadi Ibukota Kabupaten). Di antara ribuan masyarakat yang beraktivitas itu, terlihat pula orang-orang gila bebas berkeliaran.
Pantauan GoRiau, beberapa orang gila yang kerapkali ditemui di Selatpanjang, sebenarnya sudah lama berkeliaran. Di tahun-tahun sebelumnya, orang gila tersebut juga telah ada di Kota Sagu. Anehnya, tidak terlihat penanganan dari pemerintah setempat. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kepulauan Meranti, Izhar, ketika ditemui di Sungaitohor, Senin (25/5/2015) mengatakan Pemda tidak bisa melakukan penanganan andai pihak keluarga orang gila tersebut tidak melapor. "Kalau ada laporan dan diserahkan ke kita, kita akan tangani," kata Kadissosnakertrans itu kepada GoRiau. Disampaikan Izhar pula, untuk anggaran penanganan orang gila ini sebenarnya ada Disosnakertrans. Namun, dinas yang terletak di Jalan Dorak itu tidak mau menjemput bola. "Kita ada anggaran untuk membawa mereka (orang gila) ke Pekanbaru. Masalah kesembuhan itu mungkin tak bisa kita prediksi, yang jelas akan kita tangani kalau memang pihak keluarga mereka melapor," ujarnya lagi.(zal)