PEKANBARU - Otoritas Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau sempat dibuat sibuk, Jumat (21/10/2016) pagi tadi, pukul 08.45 WIB. Itu karena helikopter polisi mengalami kerusakan saat hendak take off.

Helikopter polisi P-1109 ini mengalami kerusakan saat berada di posisi Taxi Way A, sekitar 13 meter dari sisi runway Bandara Sultan Syarif Kasim II. Menurut informasi, heli ini hendak bertolak (take off) ke Aceh melalui Medan dalam sebuah operasi.

Akibat kejadian itu, pihak AirNav bandara terpaksa memutuskan menutup landasan dan menerbitkan Notam (Notice To Airmen, pemberitahuan yang disebarluaskan, red) selama satu jam ke depan (mulai dari saat kejadian, red).

"Dilakukan pemindahan heli ke Apron. Lalu sekitar pukul 09.30 WIB, landasan dapat digunakan kembali," ungkap General Manager Angkasa Pura II, Bandara SSK II Pekanbaru, Jaya Tahoma, Jumat sore kepada GoRiau.com (GoNews Group).

Meski dapat segera diantisipasi, namun gagal terbangnya helikopter tipe BO 105 kepolisian ini membuat sejumlah penerbangan komersil terganggu di Bandara SSK II.

Diantaranya Citilink QG 978 holding di udara sekitar 55 menit, Citilink QG 9934 (Extra flight) yang Divert ke Batam serta Garuda GA173 terpaksa ditunda keberangkatannya selama satu jam 21 menit. ***