
PEKANBARU, GORIAU.COM - Dari 12 orang yang mendaftar ke PDIP sebagai bakal calon (Balon) Gubernur Riau, seiring dengan prosesnya kini sudah mengerucut menjadi empat orang. Di antaranya adalah Lukman Edy (Ketua Fraksi PKB DPR RI), Suryadi Khusaini(Ketua DPD PDIP Riau), Achmad (Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Rokan Hulu) dan Syamsurizal (Kepala Inspektorat Riau). Empat orang kandidat terkuat untuk dijagokan menjadi calon Gubernur Riau oleh partai berlambang banteng moncong putih ini sedang dalam pantauan DPP. Siapa yang akan dijagokan untuk gubernur atau wakilnya, sampai saat ini masih menjadi rahasia DPP PDIP.
Hal itu dikatakan Sekretaris DPD PDIP Riau, Suyatno dalam bincang-bincang bersama wartawan, Sabtu (11/5/2013) di Pekanbaru.
"Seiring perjalanan proses seleksi untuk calon yang akan diunggulkan, hanya empat tokoh itu yang sedang dipantau DPP. Sebab, yang lainnya ada yang tidak mengikuti fit and proper test ada juga yang memilih jalur sendiri, serta ada yang telah meninggal," ujarnya.
Dikatakannya, 12 tokoh yang mendaftar pada Mei 2012 lalu tersebut, adalah Lukman Edi, Annas Maamun, Herman Abdullah, Syamsurizal, Said Muhammad, Ramli FE, Jon Erizal, Asnur Efandi, Wan Abu bakar, Suryadi Khusaini, dan Zulkifli Yusuf.
"Hanya beberapa di antara mereka yang mengikuti fit and propertest pada Desember 2012 lalu di DPP," tambahnya.
Selain dari empat orang yang tinggal, yang lain sudah memilih jalur sendiri seperti, Anas Maamun (Ketua DPD I Partai Golkar Riau), Herman Abdullah (Balon Gubri dari koalisi delapan partai non parlemen), Jon Erizal (Balon Gubri yang diusung PAN-PKS) dan Wan Abu Bakar (Balon Gubri jalur perseorangan yang berpasangan dengan Isjoni).
"Yang tidak ikut fit and propertest yakni Asnur Efandi, Zulkifli Yusuf, dan Ramli FE," katanya.
Sementara itu, mantan ketua DPRD Siak Said Muhammad telah meninggal dunia pada bulan September 2012 lalu.
Selain itu, Suyatno juga meyakini rekomendasi DPP tidak terlepas dari tokoh yang empat orang itu.
"Tapi semua kan masih rahasia DPP, sebab itu merupakan wewenang DPP. Kita siap menerima siapa yang akan dijagokan DPP," tambahnya.
Sebelumnya, ketua DPD PDIP Riau, Suryadi Khusaini mengaku dirinya sudah direkomendasikan DPP hanya untuk calon wakil gubernur. Siapa tokoh yang dia dampingi, sampai saat ini belum diumumkan oleh DPP. Namun demikian, dia mengaku selalu siap untuk bertarung dan memenangkan Pilgubri.
"tanggal 16 April lalu saya sudah ditetapkan DPP sebagai calon wakil. Namun, saya belum bisa menyampaikan siapa yang akan saya dampingi," ujar Suryadi.
Saat ditanya apakah akan mendampingi Lukman Edi, Suryadi menjawab mungkin arahnya memang kesana.
"Mungkin arahnya memang kesana (Lukman Edi), tapi kita tak bisa memastikan sebab, semuanya masih dalam kewenangan DPP," ujarnya lagi.
Suryadi juga meyakini, pertengahan bulan ini DPP akan memutuskan. Sehingga, pada saat pendaftaran ke KPU tanggal 23 Mei mendatang, timnya sudah tidak ada persoalan lagi.
"Saat ini kita menunggu saja terlebih dahulu. Semua kemungkinan yang akan terjadi kita siap-siap saja," tutupnya.(kha)