
PEKANBARU, GORIAU.COM - Sepak terjang mafia peredaran narkotika nasional semakin menjadi-jadi. Penciptaan barang haram jenis baru itu bahkan sempat membingungkan aparat berwenang.
Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Riau bahkan telah mengakui adanya narkotika jenis baru yang mulai masuk ke Kota Pekanbaru yang merambah sejumlah tempat hiburan malam di daerah ini. "Intinya kami akan menindak pelaku pengedar narkotika jenis apapun. Kalau sudah menyakitkan dan menimbulkan efek negatif, itu berbahaya," kata Direktur Ditresnarkoba Polda Riau, Kombes Hermansyah kepada wartawan di Pekanbaru, Kamis siang (16/1/2014).
Pernyataan Hermansyah adalah menanggapi hasil penelusuran yang ternyata ditemukan sejumlah jenis narkotika baru beredar di berbagai wilayah Provinsi Riau. Beberapa diantaranya adalah metilon dan ketamin cair yang sebelumnya juga telah sempat beredar di sejumlah kota seperti Jakarta, Bandung dan Batam.
Untuk metilon sangat populer dengan nama pil "molly" setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap selebritis muda asal Bandung, Raffi Ahmad, yang mengongsumsi obat tersebut.
Metilon ditengarai mulai masuk ke Indonesia sejak beberapa tahun lalu dan terus beredar luas di berbagai wilayah tanah air.
Obat-obatan jenis baru ini diperjualbelikan di tempat-tempat khusus dan hanya pada pelanggan tetap tempat hiburan malam tersebut. "Untuk narkotika jenis baru ini, kami tetap berkomitmen untuk memberantasnya. Saat ini jenisnya juga tengah diusulkan masuk ke dalam daftar undang-undang," kata Kombes Hermansyah.
Unit Pelaksana Teknis Laboratorium Uji Narkoba Badan Narkotika Nasional (BNN) sebelumnya juga telah mengumumkan bahwa telah menemukan sebanyak tiga zat baru yang memiliki kandungan narkotika.
Narkotika tersebut berbentuk lembaran kertas menyerupai LSD (Lysergic Acid Diethylamid.
Kepala Bagian Humas BNN Sumirat Dwiyanto mengatakan narkotika jenis LSD yang beredar di Indonesia, selama ini umumnya mengandung zat Lisergida. "Penggunanya dapat bereaksi tenang, dan jika berlebihan dapat mengakibatkan tidak sadarkan diri," katanya.(fzr/ant)