
TELUKKUANTAN - Dinas Kesehatan (Diskes) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau gencar melakukan pemeriksaan terhadap jajanan di sekolah-sekolah yang ada di Kuansing. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi makanan yang mengandung zat-zat berbahaya.
"Menjelang akhir tahun ini, kita menginvestigasi 49 sekolah yang tersebar di Kuansing. Kita tidak ingin, kantin-kantin sekolah menjual makanan tidak sehat," ujar Kepala Diskes Kuansing, dr. Reza Tjahyadi melalui Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK), dr. Detri Elvira kepada GoRiau.com, Rabu (16/12/2015) siang di Telukkuantan.
Baru-baru ini, lanjut dia, Diskes Kuansing terjun ke sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Pucuk Rantau. Beberapa makanan diambil sebagai sampel dan dikirim ke BPOM Pekanbaru.
"Sampel ini akan diuji, apakah mengandung zat berbahaya seperti formalin, borax atau zat pewarna tekstil," ujar Detri.
Dikatakannya, zat-zat tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. "Efeknya tidak akan kelihatan langsung. Sudah bertahun-tahun baru akan terasa."
"Makanya kita lakukan pemeriksaan, sebelum ada korban," lanjut Detri.
"Kalau ternyata ada yang positif mengandung zat-zat berbahaya, kita akan ambil tindakan tegas dengan mencari sumbernya," tegasnya. Ia meminta agar para orangtua dan guru memperhatikan jajanan siswa.***