
PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Entah karena belum merasakan pentingnya kartu tanda penduduk (KTP), yang jelas kesadaran masyarakat daerah perairan khususnya masyarakat yang tinggal di Kecamatan Teluk Meranti dan Kecamatan Kuala Kampar membuat mengurus KTP sangat rendah.
"Padahal e-KTP sudah ditetapkan oleh pemerintah sebagai syarat sah warga negara dalam kelengkapan administrasi kependudukan akan dapat memberikan keuntungan tersendiri bagi si pemiliknya," terang salah satu tokoh masyarakat Teluk Meranti, Effendi, Kamis (14/3/2013).
Effendi mengatakan bahwa saat ini setiap kelengkapan syarat administrasi kependudukan syarat utamanya adalah e-KTP. Kalau tidak memiliki e-KTP maka masyarakat tidak akan mendapatkan pelayanan yang diharapkan. Karena itulah, jangan sampai masyarakat pada saat mendadak membutuhkan e-KTP memaksa untuk dibuat saat itu juga meski harus membayar mahal.
"Bila kita memiliki e-KTP, maka secara otomatis kita akan mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan," ujarnya.
Saat ini, sambungnya, dari laporan sejumlah kepala desa yang ada di kecamatan Teluk Meranti jumlah penduduk yang sudah mengurus e-KTP tidak mencapai 50 persen. Hal ini selain disebabkan oleh faktor kondisi daeranya yang dipisah oleh perairan sungai Kampar sehingga timbul rasa enggan masyarakat untuk mengurusnya ke Kantor Camat di Kelurahan Teluk Meranti.
"Soalnya alasan mereka selain jauh juga banyak memakan biaya. Tapi jika memang itu persoalannya, maka saya siap untuk memfasilitasinya soal pengurusan e KTP dengan mendatangkan tim dari kecamatan untuk pendataan sekaligus pendaftaran dengan catatan pengurusan dilakukan secara Kolektif," ungkapnya.
Ditambahkannya, dirinya berharap dengan bantuan seperti itu nantinya bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan pemerintah. Pasalnya, masyarakat tidak perlu turun ke kecamatan hanya sekedar untuk mengurus e KTP, sebab jarak yang jauh dan memakan biaya yang tidak sedikit dengan melintasi Sungai Kampar hal itulah yang membuat warga enggan untuk mengurus e KTP. (ilm)