PEKANBARU - Razia gabungan yang digelar Polda Riau di tempat hiburan SCH, Jalan Siak II, tak jauh dari Jembatan Leighton II, Pekanbaru-Riau, Senin (11/4/2016) tengah malam, mengungkap beberapa fakta mengejutkan. Di etalase, terpajang puluhan foto wanita seksi.

Foto itu dipajang untuk para tamu yang ingin melakukan booking serta menemani mereka joget atau sekedar menghabiskan gemerlap malam di sana. Benar saja, setelah di dalam, wanita-wanita berpakaian seronok ini sudah nongkrong dan bergoyang seiring dentuman musik.

"Ya cuma nemenin tamu doang. Kan nggak enak kalau joget sendirian bang. Baru kerja di sini dua bulan," sebut salahseorang wanita pekerja malam di SCH.

GoRiau.com yang turut dalam razia besar-besaran ini menemukan ada beberapa kamar yang berada di lorong tengah dalam kondisi terkunci. Meski sudah digedor polisi, tak satupun kamar yang dibuka. Aparat yang tak ingin menyerah itu lalu menyisir hingga ke mes mereka.

Di sana didapati juga wanita-wanita pekerja di SCH. Mereka lalu dikumpulkan dan dimintai identitas diri (KTP). Ada delapan orang yang dibawa lantaran tidak punya tanda pengenal. Lalu ada seorang tamu pria yang kedapatan mengantongi Airsoft Gun.

"Ya, ini bagian dari Operasi Bina Kesuma Siak 2016. Sasaran kita kafe yang yang ada di Leighton II, termasuk SCH, kita dapat laporan di sana sering kumpul pelaku kejahatan," kata Wadansatgas III Operasi Bina Kesuma Siak 2016, Kompol Yohanies Chaniago, usai razia, Selasa (12/4/2016) dinihari.

"Kita periksa dan data semuanya. Kita juga dalami apakah ada unsur perdagangan wanita di sini (SCH). Kalau narkoba kita tidak menemukan. Hanya saja tadi ada mirip senjata api berisi amunisi bukan peluru tajam, itu replika," tukasnya. ***