RENGAT- Masyarakat Kecamatan Rengat, Rengat Barat dan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, diresahkan dengan maraknya keberadaan orang gila di daerah tersebut. Maka dari itu, instansi terkait diminta segera melakukan penertipan terhadap orang gila yang jumlahnya setiap hari terus bertambah.

Warga Kecamatan Rengat Barat, Nasri (48), kepada GoRiau.com, Selasa (16/2/2016) mengatakan, keberadaan orang gila didaerah itu sudah sangat mengganggu tetentraman warga.

Bahkan, sudah mulai mengganggu masyarakat yang tengah berkendara dan menimbulkan kecelakaan. "Kita harapkan instansi terkait dalam hal ini Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Inhu untuk bisa menertipkan keberadaan orang kurang waras itu," harapnya.

Sementara itu, Kapolsek Rengat Barat, Kompol Frenky Tambunan, kepada GoRiau.com, Selasa (16/2/2016) membenarkan hal itu. "Benar, pada Senin (15/2/2016) malam tadi, telah terjadi kecelakaan terhadap pejalan kaki yang korbannya merupakan orang kurang waras," sebutnya.

Sehingga, agar hal itu tidak terulang, pihaknya meminta instansi terkait untuk tanggap dalam melakukan penertipan orang gila yang berkeliaran tersebut. "Kita harapkan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk tanggap terhadap penertipan orang gila itu. Karena sudah berdampak pada ketertipan masyarakat yang menimbulkan kecelakaan lalu lintas," tegasnya.

Petugas dinas terkait diminta untuk melakukan pemantauan rutin terhadap populasi orang gila itu. Jika ditemukan, hendaknya dengan cepat mengambil langkah tegas dan menyerahkan ketempat penampungan atau rumah sakit jiwa selaku pihak yang menangani, pungkas Frenky tegas.

Hingga berita ini dimuat GoRiau.com, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Inhu belum bisa dikonfirmasi.***J