
BAGANSIAPIAPI –Sebuah video berdurasi sekitar 40 detik yang memperlihatkan keributan antara seorang ibu rumah tangga (IRT) dan oknum staf Kantor Kepenghuluan Bagan Batu Barat, Kecamatan Bagan Senembah, Kabupaten Rokan Hilir, viral di media sosial sejak Rabu (24/12/2025). Rekaman tersebut langsung menyita perhatian warga dan menjadi perbincangan hangat di Rohil.
Dalam video itu, terlihat seorang perempuan berusia sekitar 40 tahun mengenakan jilbab hitam dan baju merah jambu meluapkan kekesalannya. Ia memprotes bantuan KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang diterimanya diduga tidak utuh. Perempuan tersebut mengaku hanya menerima separuh dari bantuan yang seharusnya diberikan.
"Seharusnya beras saya terima 20 kilogram, minyak goreng 4 kilogram, tapi raib 50 persen. Beras tinggal 10 kilogram, minyak goreng 2 kilogram," ujar IRT tersebut dalam video yang beredar.
Ia menegaskan, keberatannya didasarkan pada surat undangan resmi dari kepenghuluan yang menyebutkan bantuan KPM diterima secara penuh. Protes itu kemudian memicu emosi seorang perempuan yang disebut-sebut sebagai staf kantor kepenghuluan. Adu mulut pun tak terhindarkan.
Situasi memanas ketika oknum staf tersebut melontarkan kata-kata kasar yang dinilai tidak pantas diucapkan oleh aparatur pelayanan publik. Keributan nyaris berujung adu fisik sebelum akhirnya dilerai oleh beberapa pria yang berada di halaman kantor kepenghuluan.
Kamis (25/12/2025), Sumito (34), warga Bagan Batu Barat, menyebutkan peristiwa itu sebenarnya terjadi Selasa (16/12/2025). Namun, video kejadian tersebut baru menyebar luas setelah diunggah seseorang ke media sosial beberapa hari kemudian.
"Informasi ini sudah jadi buah bibir warga sejak 16 Desember 2025. Videonya baru viral setelah diposting Rabu kemarin," kata Sumito.
Awak media berupaya mengonfirmasi kejadian tersebut kepada MK, Penjabat Penghulu Bagan Batu Barat. Namun hingga berita ini disusun, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Warga berharap Camat Bagan Senembah dapat memberikan teguran serta pembinaan kepada oknum staf kepenghuluan yang terlibat. Mereka menilai pelayanan kepada masyarakat seharusnya dilakukan dengan sikap santun dan profesional.
Reporter GoRiau.com juga telah mencoba menghubungi Camat Bagan Senembah melalui sambungan telepon seluler dan pesan WhatsApp Kamis (25/12/2025). Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban atau keterangan resmi yang diterima. ***