SELATPANJANG, GORIAU.COM - Pada saat memperingati kemerdekaan Republik Indonesia ke 69 kemarin, Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, menyempatkan diri meninjau sejumlah ruang Lapas Bengkalis di Selatpanjang, termasuk meninjau hasil kerajinan tangan warga binaan. Hasil karya warga binaan inipun mendapat tanggapan positif dari orang nomor satu di Kepulauan Meranti itu.


"Ini bagus," kata Bupati Kepulauan Meranti usai melihat hasil kerajinan tangan warga binaan di dalam suatu ruangan khusus di lapas.
Setelah melihat-lihat, Irwan terlihat puas dengan hasil kerajinan tangan warga binaan itu. Irwan pun langsung menyarankan agar kerajinan tangan tersebut bisa dibuat dalam partai besar dan dimasukkan ke dalam kotak kaca, agar kerajinan tangan itu bisa dijadikan souvenir untuk para tamu pemda nantinya.
"Hasil yang mereka buat ini coba dimasukkan dalam kotak kaca, tapi jangan terlalu besar. Nantikan bisa kita jadikan souvenir untuk tamu-tamu dari luar," kata Irwan pula.
Setelah melihat-lihat hasil kerajinan tangan warga binaan tersebut, Irwan langsung tertarik dengan miniatur becak. Miniatur kendaraan khusus Selatpanjang itupun dibeli Irwan dengan harga yang sangat tinggi (jutaan rupiah, red).
"Saya beli yang ini," katanya sembari mengambil miniatur becak yang kemudian langsung membayar.
Pantauan di ruangan tempat meletakkan hasil kerajinan tangan berbentuk miniatur itu, sebagian besar merupakan miniatur transportasi laut. Hal itu sesuai dengan daerah Meranti yang merupakan daerah maritim.
Warga binaan ini membuat miniatur KM Jelatik (kapal kargo rute Pekanbaru-Selatpanjang dan sebaliknya), bot beacukai, becak, kempang (penyeberangan antar pulau), selain itu beberapa hasil kerajinan tangan juga ada seperti gantungan kunci, pakaian anak-anak, tas dan beberapa jenis lainnya.(zal)