SELATPANJANG - Energi Mega Persada Malacca Strait SA mengapresiasi kinerja Kapolsek Merbau Iptu Roemin Putra. Apresiasi itu diberikan kepada kapolsek yang baru bertugas di Merbau itu karena berhasil mengungkap kasus pencurian kabel di wilayah PT EMP Malacca Strait SA.

Menurut cerita Andryawan, wakil dari Bagian Sekuriti dan SHE, EMP Malacca Strait SA sering kehilangan kabel dan isi komponen travo pada saat maghrib dan tengah malam (jam aplusan). Kasus ini pun diceritakan kepada Iptu Roemin saat sertijab Kapolsek Merbau beberapa waktu lalu. Mantan Kapolsek Rangsang Barat itu pun berkomitmen akan membantu EMP dan Security Nawakara dalam pengamanan.

"Karena sering terjadi kehilangan tersebut, kita ubah sistem patroli," kata Andryawan.

Diceritakan Andryawan lagi, dari perubahan sistem patroli itu, dijumpailah salah seorang warga di lokasi MSJ 55. Saat itu, salah seorang security bernama Mujiono sedang melakukan patroli ke zona 3, 4, dan 5, sekitar pukul 17.45 WIB (sebelum aplusan). Sesampainya di zona 3, Mujiono melihat salah seorang warga yang dikenalinya berlarian karena mengetahui ada patroli. Saat itu warga bernama Ja terlihat membuang sesuatu di semak-semak.

Mujiono sempat bertanya kepada Ja, namun tidak dijawab dan Ja langsung berlalu. Merasa curiga, Mujiono melakukan pengecekan. Benar saja, Mujiono menemukan kabel sepanjang lebih kurang 2 meter dan ternyata kabel dari panel tanah sudah terpotong.

Mujiono pun langsung meminta bantuan melalui pos J 09 dan dua personil. Akhirnya Andika dan M Zainal Abidin langsung menuju tempat Mujiono berada.

Pukul 17.52 WIB, Hery dari Pos Pedas langsung menghubungi koordinator perihal kasus pencurian itu.

Sekitar pukul 18.30 WIB, Arco Afrizal langsung menghubungi Iptu Roemin Putra via telepon meminta bantuan agar dilakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian. Sebab, nama dan wajah pelaku telah dikenali oleh Mujiono.

"Arahan dari Kapolsek Merbau, barang bukti dan security yang melihat segera merapat ke Polsek," cerita Andryawan.

Pukul 19.15 WIB, Arco langsung berangkat menuju Polsek Merbau untuk berkoordinasi langsung. Sesampainya di polsek, ternyata tersangka Ja sudah diringkus oleh tim polsek yang dipimpin langsung Iptu Romein Putra.

Hasil pengembangan, polisi juga mengamankan tersangka lain atas nama Do. Pengembangan dari Do, ditangkap pula Ha. Lalu, polisi juga menangkap Is (hasil pengembangan dari Ha). Namun ada satu nama yang belum berhasil ditemukan dan masih dilakukan pengejaran.

Hasil penyelidikan, Ja diduga menjadi penadah sekaligus pelaku pencurian kabel dan isi komponen travo (termasuk kasus pencurian tanggal 12 November 2017 di lokasi MSBZ. Barang curian itu dijual ke Malaysia. Do merupakan kaki tangan Jamal dalam melaksanakan aksinya. Sementara Ha dan Is merupakan teman Do.

Atas keberhasilan pengungkapan kasus pencurian inilah PT EMP Malacca Strait SA memberikan apresiasi kepada Kapolsek Merbau Iptu Roemin Putra. Kata Andryawan, hal ini perlu diapresiasi EMP, dikarenakan baru kali ini kasus kehilangan tertangkap sepanjang tahun 2017. Padahal kerjasama kita baru seumur jagung.

"Apresiasi sebesar-besarnya kepada Kapolsek Merbau yang baru, Iptu Roemin Putra, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Rangsang Barat, dalam menangani kasus pencurian ini. Pasalnya baru kali ini kasus pencurian setelah sekian lama kasus pencurian tidak tertangani dengan baik. Mudah-mudahan dengan tertangani kasus ini, ke depan tidak ada lagi kasus-kasus serupa bermunculan. Ini artinya, Iptu Roemin Putra serius memberikan rasa aman bagi EMP yang merupakan salah satu obyek vital nasional sektor Migas," kata Andryawan. ***